9 PKM di Dompu merupakan Puskesmas Ramah Anak

55

Dompu~NTB Kla.id, dengan telah diterbitkannya Keputusan Bupati Dompu Nomor 463/99/DPPPA/2019 tentang Penetapan UPTD Puskesmas Ramah Anak, maka 9 dari 9 Puskemas yang berada dalam Wilayah Kabupaten Dompu dan tersebar di 8 Kecamatan merupakan Puskesmas yang sudah merupakan Puskesmas dengan Pelayanan Ramah Anak.

Kesehatan merupakan salah satu hak anak yang wajib dipenuhi, oleh sebab itu Fasilitas Kesehatan harus ramah anak agar anak-anak senang memeriksakan kesehatan mereka ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
“Ada beberapa Indikator Puskesmas Ramah Anak yang perlu dipenuhi, diantaranya adalah penyediaan tempat bermain ramah anak, tenaga medis yang melayani dengan ramah, dan pelayanan gizi yang memadai bagi anak-anak,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu, Hj. Daryati Kustilawati, SE.,M.Si, ketika melakukan peninjauan ke Puskesmas Ramah Anak di Kecamatan Woja, yakni Puskesmas Dompu Barat.

Sesuai diamanatkan melalui Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Tahun 2015-2019, seluruh Kabupaten maupun Kota di Indonesia diminta bisa menjadi layak serta ramah anak.
Di dalamnya pun terkait erat dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui program bersama yakni Puskesmas Ramah Anak.

Guna mewujudkan hal tersebut, setidaknya ada 16 Indikator atau Komponen yang mutlak dipenuhi agar Puskesmas tersebut memperoleh predikat sebagai Puskesmas Ramah Anak.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Domou, keenam belas komponen tersebut secara rinci sebagai berikut;
1. Jaminan tersedianya Tenaga Medis yang memahami tentang hak dan kesehatan anak;
2. Tersedianya Ruang Pelayanan khusus untuk anak dan konseling bagi anak;
3. Tersedia Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tentang hak kesehatan anak;
4. Puskesmas tersebut memiliki Ruang Laktasi yang higienis dan mampu melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) untuk Puskesmas yang memberikan layanan persalinan;
5. Tersedia Ruang Bermain bagi anak yang berjarak aman dari ruang tunggu pasien;
6. Terdapat Poli Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS);
7. Pembentukan dan pelaksanaan Kelompok Pendukung Ibu untuk meningkatkan ASI Eksklusif;
8. Merupakan Kawasan tanpa Rokok;
9. Sebagian besar atau sekitar 50 persen Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas, Unit Kesehatan Sekolah (UKS)nya telah memenuhi klasifikasi standar;
10. Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) terkait Pemenuhan Hak Anak di Wilayah Kerja sebagian besar aktif, seperti Posyandu paling sedikitnya 50 persen mencapai kualifikasi Pratama dan Puskesmas melaksanakan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) serta layanan tata laksana;
11. Tersedianya Cakupan~Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak, dimana itu meliputi seperti cakupan ASI tinggi, peningkatan asupan gizi, layanan anak sakit HIV AIDS, imunisasi dasar lengkap, serta layanan kesehatan reproduksi;
12. Tersedianya Layanan Therapeutic Feeding Centre (TFC), maksudnya pelayanan kesehatan untuk mendukung penurunan prevalensi kekurangan gizi pada balita;
13. Fasilitas dan Advokasi Kader Kesehatan Desa/Kelurahan;
14. Menerima rujukan anak korban kekerasan, ketergantungan obat, dan anak hamil;
15. Sanitasi lingkungan puskesmas memenuhi ketentuan standar kesehatan, dan terakhir
16. yakni tersedia data tentang pemenuhan hak anak yang terpilah sesuai usia, jenis kelamin, serta permasalahan kesehatan.

9 Puskesmas dengan Pelayanan Ramah Anak di Kabupaten Dompu, sebagai berikut ;
(1) Puskesmas Dompu Kota; (2) Puskesmas Dompu Barat; (3) Puskesmas Dompu Timur; (4) Puskesmas Rasabou; (5) Puskesmas Ranggo; (6) Puskesmas Soriutu; (7) Puskesmas Kempo; (8) Puskesmas Kilo; dan (9) Puskesmas Calabai.

Kadis Umi Yat, juga menghimbau agar Puskesmas Ramah Anak dapat memberikan pendampingan terhadap posyandu untuk menjangkau kebutuhan masyarakat, khususnya di pedesaan.
“Puskesmas Ramah Anak ini harus mendampingi Posyandu ~ Posyandu yang ada di sekitar mereka agar menjadi posyandu ramah anak. Saya juga paham betul bahwa puskesmas belum mampu menjangkau seluruh masyarakat di pedesaan. Namun, posyandu – posyandulah yang telah tersedia dan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat di pedesaan. Kami juga akan menggandeng para pelopor – pelopor kesehatan anak yang dapat mengedukasi masyarakat, terutama kaum ibu di puskesmas atau posyandu. Jadi, selain mewujudkan puskesmas ramah anak, pemerintah daerah juga harus berusaha mewujudkan posyandu ramah anak,” tutup Kadis Umi Yat. [Yd/DP3A Dpu]

Keputusan tentang Pembentukan Gugus Tugas Puskesmas Ramah Anak dan Gugus Tugas Rumah Sakit Ramah Anak (Tahun 2019~2021) ;

01 Puskesmas Dompu Kota

02 Puskesmas Dompu Timur

03 Puskesmas Dompu Barat

04 Puskesmas Rasabou

05 Puskesmas Ranggo

06 Puskesmas Soriutu

07 Puskesmas Kempo

08 Puskesmas Kilo

09 Puskesmas Calabai

10 Rumah Sakit Umum Daerah Dompu

.