BUPATI BUKA RAKOR GURU MANDIRI PROGRAM LITERASI

24

BULUNGAN (kla.id) – Literasi yang dapat diartikan kemampuan membaca, menulis serta memahami bagi kelas dasar diharapkan dapat ditingkatkan. Bupati Bulungan, H Sudjati, SH menyampaikan hal tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Perencanaan Perluasan Program Literasi Kelas Awal Berbasis Kelompok Kerja Guru (KKG) Mandiri Tahun Anggaran 2019, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bulungan di Jl Kolonel Soetadji pada Sabtu pagi (16/2).

“Jika saat ini KKG diisi dengan materi literasi kelas awal maka ke depan materi pelajaran lainnya seperti Matematika, IPA, IPS dan lain-lain bisa dimasukkan,” pinta Bupati. Dijelaskan, melalui KKG para guru dapat secara intensif diberi pengetahuan dan keterampilan untuk mengajar para siswa. Keberadaan KKG dibutuhkan sebagai tempat pengembangan kapasitas, di mana para guru dapat melatih diri tentang cara-cara mengajar terbaik dan mempertajam pemahamannya tentang materi ajar.

“Guru akan mendapat pelatihan terus-menerus sehingga siap menghadapi perubahan zaman,” sebut Bupati. Dijelaskan pula, KKG didesain dengan menggunakan modul pelatihan yang teruji, praktikal, kegiatan pendampingan bagi guru dan dijalankan fasilitator yang terlatih. Sementara Disdikbud Bulungan bersama INOVASI telah mendesain sebuah strategi yang mampu menjangkau semua sekolah. Implementasi KKG didesain dengan sistem berjenjang sehingga lebih efesien dan efektif.

Manajer INOVASI Provinsi Kaltara, Handoko Widagdo dalam acara yang sama menerangkan, INOVASI adalah suatu program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia, untuk merespon suatu kebutuhan mutu pendidikan di Indonesia. Saat ini di Indonesia adalah salah satu negara yang dianggap berhasil dalam menyediakan akses layanan pendidikan. Disebutkan, meskipun biaya akses tersebut sangat tinggi dan sangat sulit namun Bangsa Indonesia dapat melaksanakannya, begitu singkat hanya kurun waktu kurang lebih 20 tahun, semua anak-anak di Indonesia usia sekolah sudah berada di sekolah.
“Bank Dunia mengakui bahwa Negara Indonesia adalah salah satu negara yang cepat dalam menyidiakan akses pendidikan bahkan sampai kelas 2 SMA dan SMK. Hal ini luar biasa,” kata Handoko mengutip hasil pertemuannya dengan Bank Dunia bulan Juni 2018. Meski Indonesia berhasil menyediakan akses mutu pendidikan yang luar biasa, namun dari segi mutu pendidikan di dunia, Indonesia masih memprihatinkan jika dilihat dari kelas-kelas internasional Indonesia yang berada di level bawah.

“Untuk itulah Pemerintah Indonesia membahas dengan Pemerintah Australia sapaya ada satu program yang bisa meningkatkan mutu pendidikan khususnya di kelas awal karena di situlah letak persoalannnya,” sahut Handoko. Seluruh komponen serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan di Kabupaten Bulungan pun diajak bersinergi untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar anak-anak Bulungan mampu bertanding dan bersanding di dunia kerja.

Kepala Disdikbub Bulungan, Jamaluddin Saleh menambahkan, sasaran diadakannya Rakor meliputi Pembina Gugus, Fasilitator Daerah INOVASI, Fasilitor Gugus serta Perwakilan Guru Kelas Awal pada Gugus. Rakor bertujuan menyediakan fasilitator yang terlatih untuk mendampingi kegiatan di gugus, serta terdapatnya kesamaan persepsi tentang progaram literasi kelas awal di Kabupaten Bulungan. Rakor diikuti sebanyak 42 peserta berasal dari 26 Gugus se-Kabupaten Bulungan.

“Ke depan, diharapkan dengan KKG sistem berjenjang serta menggunakan pendekatan wilayah dapat menjadi sistem di Bulungan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Selanjutnya penguatan kapasitas guru yang menjadi kunci meningkatkan mutu pendidikan, bisa dilakukan secara sistematika, terukur dan terus-menerus,” urainya.

https://www.bulungan.go.id/v5/index.php/kontak-kami/1244-bupati-buka-rakor-guru-mandiri-program-literasi