Bupati Bulukumba Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak

276

Surabaya, (kla. id)
Komitmen yang kuat dari Pemerintah dan Masyarakat Bulukumba untuk memenuhi hak-hak anak akhirnya membuahkan hasil.
Bersama beberapa Gubernur dan Bupati dari berbagai belahan  Indonesia, Bupati Bulukumba Senin 23 Juli 2018 menerima secara langsung Penghargaan serta Trophy Kabupaten Layak Anak dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yambise di Hotel Dyandra Convention Center Surabaya.
Usai menerima Penghargaan dan Trophy dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Andi Muh. Sukri A. Sappewali mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang untuk memenuhi kriteria Kabupaten Layak Anak di daerah yang dipimpinnya.
“Saya sangat berterima kasih atas hasil kerja seluruh pihak yang telah membawa Bulukumba meraih predikat Kabupaten Layak Anak,” kata Andi Muh. Sukri.


Pada proses penerimaan penghargaan tersebut, Bupati Bulukumba didampingi Hj. Umrah Aswani Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rudy Ramlan Kepala Dinas Infokom, Andi Buyung Saputra Kabag Humas Protokol serta beberapa pejabat lingkup Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Bappeda Bulukumba.


Penghargaan Kabupaten Layak Anak merupakan penghargaan yang diberikan kepada Kabupaten/Kota yang berhasil mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak.


“Penghargaan Kabupaten Layak Anak ini adalah hasil kerja keras seluruh pihak terkait baik masyarakat, dunia usaha, Forum Anak, Lembaga Non Pemerintah yang telah berkomitmen mewujudkan pemenuhan hak-hak anak di Bulukumba,” papar Hj. Umrah Aswani.
Berdasarkan catatan kegiatan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak yang menangani pemenuhan kriteria Kabupaten Layak Anak, pengumpulan dan penginputan data hasil kegiatan pemenuhan anak telah dilakukan dalam waktu yang lama.


“Usaha tersebut meliputi pengumpulan data kegiatan yang terkait pemenuhan hak anak dalam bidang pendidikan, kesehatan, sarana bermain anak, dokumen kependudukan dan sebagainya. Kegiatan tersebut juga ikut dikoordinir oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bulukumba selaku Ketua Gugus tugas,” kata Muh. Kasim Kasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Khusus Anak .


Dia berharap agar pencapaian yang berada di tahap Pratama tersebut dapat ditingkatkan pada tahun 2019. Hal senada disampaikan H. Andi Agus Salim Ishak Kabid Sosial Budaya Bappeda Bulukumba.
Menurutnya, pemenuhan kriteria Kabupaten Layak Anak tersebut harus meningkat ke tahapan Madya, Nindya dan Utama.
“Pemenuhan kriteria tersebut tentu harus dilaksanakan melalui usaha yang serius dan berkesinambungan,” katanya.(Muhajir Ganie)