Bupati Wajo hadiri pisah tamat MTS Muhammadiyah Tahun Pelajaran 2018 – 2019

55

Wajo (kla.id)

Acara pisah tamat MTS Muhammadiyah Tahun Pelajaran 2018-2019 di Gedung Aisiyah sengkang, Rabu 1 Mei 2019.

Dengan mengambil tema ” Tingkatkan potensi dan prestasi menuju genarasi milineal yang ceria, terampil dan berakhlaq mulia ”

Dari Laporan panitia diketahui kalau jumlah peserta didik yang lulus hari ini berjumlah 19 orang yang terdiri dari 11 laki laki dan 8 perempuan.
Dan dilajutkan kalau tujuan dari penamatan ini adalah bagian akhir dari semua proses pembelajaran selama 3 tahun, kemudian sangat tidak diharapkan tidak berakhir pada jenjang ini artinya harus lanjut ketingkat yang lebih tinggi lagi.
Bupati Wajo yang juga hadir dalam acara penamatan ini bercerita kalau dulunya merupakan salah satu dari yang membesarkan lingkungan sekolah ini, dengan mendatangi para orang tua murid untuk meyakinkan mereka menyekolahkan anak anaknya di MTS Muhammadiyah kala itu, sehingga berkembang dari tahun ke tahunnya.

Dr. H. Amran Mahmud mengajak untuk berbenah di Muhammadiyah untuk mendorong potensi pendidikan, dan mau pendidikan agama di Kabupaten Wajo lain dari daerah lainnya. Dan ini akan digaungkan di Masjid supaya lebih massif.

“Ada lokasi 100 Ha di macanang, kalau kita tata kelola dengan baik maka ada perkampungan pendidikan islami yang ditopang dengan pertanian dan peternakan didalamnnya. Maka ini jelas bisa membackup pendidikannya , dan ketika ruas jalan jalan disana kita beton, maka itu akan menjadi percontohan bagi daerah lain.” Ungkap Dr. H. Amran Mahmud.
Juga ada program lain yang terkait kompetensi anak bagaimana anak anak bisa lanjut Perguruan tinggi dengan gratis ,dan itu bisa karna ada MoU dengan ustads Adi Hidayat dengan persyaratan harus Hafidz 30 Juzz sehingga bisa disekolahkan ke Luar negeri, seperti ke sudan, makkah, mesir hingga selesai S1, S2 dan S3 dan semuanya gratis, dengan kuota yang ada sekarang ini sementara 3 orang.

“Kami punya mimpi kalau Wajo ini akan bisa mencetak Hafidz dan Hafidzah, dan ketika impian itu akan menjadi kenyataan, maka kita akan lihat anak anak kita di Wajo tercetak menjadi Hafidz dan Hafidzah Quran dalam jumlah ratusan bahkan ribuan, dan tentu saja ketika ingin mewujudkan mimpi itu harus dilandasi kerja keras, kerja ikhlas serta kerja cerdas dan tentunya harus ada dorongan dari orang tua didik,” Jelasnya.

Membangun link mulai dari Daerah, Provinsi sampai ke Pusat, dan patut bersyukur karna Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan sangat mendukung semua program program pemerintahan ini kedepan, Bupati Wajo akhiri arahannya.

Harapan dari Abustan, S.Sos selaku kepala MTS Muhammadiyah menyampaikan, pelaksanaan kegiatan penamatan ini dapat berjalan lancar, dan siswa yang tammat sebanyak 19 orang tahun ini, dan dapat lulus dengan nilai memuaskan. Semoga semuanya dapat melanjutkan pendidikannya di tingkat yang lebih tinggi sehingga kelak dapat berguna bagi nusa dan bangsa.(*)