Ciptakan Kota Layak Anak, DPPPA Sulsel Integrasi Indikator DEKELA

350

Bone (kla.id)

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulawesi Selatan terus menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan Kabupaten/Kota menuju Layak Anak (KLA). Kepala Dinas DPPPA Sulsel Andi Murlina mengatakan pihaknya belum lama ini menyelenggarakan kegiatan integrasi Indikator Desa/Kelurahan Layak Anak (DEKELA) dalam pembangungan desa/kelurahan di Kabupaten Bone. Dimana kepala desa dan kepala kelurahan yang diundang semuanya adalah perempuan
Kabupaten Bone adalah salah satu kabupaten yang telah mengembangkan desa-desa tematik, seperti desa siaga bencana, desa anti trafficking, desa bunga. Desa strawberry, desa yang penduduknya banyka mengembangkan buah cabe dan yang lainnya. Sehingga tinggal dibuatkan wadahnya yaitu Desa Kelurahan LAyak Anak ujar Andi Murlina, Beliau menambahkan, indicator desa/kelurahan layak anak merupakan tindak lanjut dar undang-undang Perlindungan Anak pasal 21 yang mewajibkan setiap daerah untuk mengembangkan kebijakan kabupaten/kota layak anak (KLA), dimana petunjuk tekhnis KLA desa/kelurahan ini dituangkan dalam peraturan menteri Negara pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak nomor 13 tahun 2010
Indikator DEKELA mengacu ke indicator KLA (kabupaten/kota layak anak) yan gterdir dari 5 kluster ditambah Kelembagaan yaitu Hak sipil dan kebebasan, Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternative, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang serta perlindungan khusus anak. Murlina berharap melalui pertemuan dengan 70 kepala desa dan kelurahan perempuan di Kabupaten Bone, dapat terwujud Desa/Kelurahan layak anak di Kabupaten Bone, yang akan berdampak pada ketercapaian Kabupaten layak anak di Kabupaten Bone yang pada tahun 2017 mendapatkan penghargaan tingkat pratama diharapakan tahun depan dapat menjadi Madya.(AND)