DEKLARASI KOTA LAYAK ANAK

174

Jakarta, 06 Agustus 2011

Blitar, KLA.or.id – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kota Blitar, Rabu (27/7), diwarnai dengan berbagai kegiatan, satu diantaranya dengan deklarasi menuju Kota Blitar sebagai kota layak anak. Muhamad Samanhudi Anwar, SH, Walikota Blitar saat di konfirmasi di Kebon Rojo Rabu (27/7) mengatakan,

untuk menuju Kota Blitar sebagai kota layak ini, konsepnya masih akan disinkronkan dengan kebijakan dan peraturan pemerintah pusat.

Namun kota  layak anak ini, secara kebijakan menunjang perlindungan hak-hak anak, agar bisa tumbuh secara tangkas dan seimbang. Sementara jika saat ini masih ditemukan anak-anak yang belum memperoleh haknya, dan terpaksa harus mengais rejeki dengan mengemis, mereka akan menjadi sasaran program pemerintah, agar hak-haknya sebagai anak, baik dari sisi pendidikan maupun kesehatan bisa mampu terpenuhi. Disamping itu, pihaknya juga siap mengevaluasi kebijakan yang sudah berjalan, jika dinilai hal itu tidak sesuai.

Deklarasi menuju Kota Blitar sebagai kota layak anak inipun mendapat perhatian dari wakil ketua DPRD Kota Blitar, Saiful Ma’arif. Menurut politisi dari PKB ini, Kota Blitar sudah menghasilkan tokoh-tokoh nasional seperti Supriyadi, Ir. Sukarno, Budiono dan masih banyak tokoh-tokoh lainya dari Kota Blitar, sehingga pihaknya setuju jika kota layak anak yang dimaksud pemerintah ini, lebih pada upaya untuk memberi fasilitasi anak dalam pendidikan, untuk memunculkan tokoh-tokoh nasional baru, bukan lebih pada realisasi taman bermain anak atau kegiatan fisik.

Sementara itu, peringatan HAN yang leading sektornya dari Bapemas dan KB, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan ini telah berlangsung Rabu pagi (27/7) bertempat di area Kebon Rojo Kota Blitar. Dalam Kegiatan ini juga diwarnai dengan kegiatan finger painting (melukis dengan jari dan tangan), yang diikuti sekitar 500 anak serta mencuci tangan dengan sabun yang diikuti sekitar 300 anak.(yuk)

 

Sumber : http://blitarkota.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=5081