Deklarasi SRA menuju KLA di Kab. Dompu ~ NTB

59

Dompu~NTB.kla.id, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu melaksanakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak sebanyak 18 Sekolah.
Deklarasi Sekolah Ramah Anak tersebut merupakan kerja sama Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kabupaten Dompu dengan Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga Kabupaten Dompu dan UPT Dinas Layanan Dikmen & PK~PLK Dompu serta Kementerian Agama Kabupaten Dompu.

Sekolah~Sekolah yang mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Ramah Anak didasarkan pada Keputusan Bupati Dompu Nomor 463/102/DPPPA/2019 tentang Penetapan Sekolah Ramah Anak yang terbagi dalam Tingkat ;
(1) Sekolah Menengah Atas (SMA), yakni ;
1. SMA Negeri 1 Dompu
2. SMA Negeri 2 Dompu
3. SMA Negeri 1 Woja
4. SMA Negeri 1 Pajo
(2) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yakni ;
5. SMK Negeri 1 Dompu
6. SMK Negeri 2 Dompu
7. SMK Negeri 1 Woja
(3) Sekolah Menengah Pertama (SMP), yakni ;
8. SMP Negeri 1 Dompu
9. SMP Negeri 4 Dompu
10. SMP Negeri 1 Woja
(4) Madrasah Tsanawiyah (MTs), yakni ;
11. MTs Negeri 1 Dompu
(5) Sekolah Dasar (SD), yakni ;
12. SD Negeri 1 Dompu
13. SD Negeri 2 Dompu
14. SD Negeri 7 Woja
15. SD Negeri 2 Manggelewa
(6) Sekolah Luar Biasa (SLB), yakni ;
16. SLB Negeri 1 Dompu
(7) Taman Kanak~Kanak (TK), yakni ;
17. TK Negeri Pembina Dompu
18. TK Kamala Bhayangkari Dompu

  

Deklarasi Sekolah Ramah Anak dibacakan oleh Kepala Sekolah didampingi oleh seluruh Komponen Sekolah (Dewan Guru, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, Pewakilan Siswa dan Perwakilan Komite Sekolah).
Dengan telah dideklarasikannya Sekolah Ramah Anak tersebut maka Sekolah Ramah Anak yang dideklarasikan ini siap menyelenggarakan Program Pendidikan sesuai dengan Prinsip dan Indikator Sekolah Ramah Anak dan siap menjadi sebagai sekolah model SRA di Kabupaten Dompu.

Sebagai tindak lanjut dengan telah dideklarasikannya SRA tersebut Pihak Sekolah telah menerbitkan Keputusan Kepala Sekolah tentang (1) Pembentukan Tim Sekolah Ramah Anak di Sekolah masing~masing; dan (2) Pembentukan Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah

[Umi Som/DP3A Dpu]