Dinas Perpustakaan Kab. Maros Road Show Gerakan Membaca

264

Maros (kla.id)

Foto : Dok Lory

Saat ini road show telah memasuki kecamatan ke 11 dan 12, yakni Kecamatan Bantimurung dan Cenrana. Dalam kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Bantimurung, pada Selasa (30/10/2018), dikuti 150 peserta dari dua kecamatan tersebut, terdiri dari siswa dan guru pendamping SD dan SMP.

Kegiatan yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maros ini menghadirkan pembicara utama Dr Jabaruddin Pasuloi selaku mentor literasi sekolah di Maros dan juga Kepala SMP 2 Unggulan Maros. Dalam materinya, dia meminta sekokah memanfaatkan keterbatasan yang ada.

Foto : dok lory

“Sekolah jangan berfikir tempat membaca hanya perpustakaan dalam artian gedung. Tapi sudut baca, gerobak baca, taman baca, warung baca adalah bentuk lain dari perpustakaan. Malah akan lebih merangsang daya baca siswa,” ungkapnya.

Selain itu, juga dihadirkan pendongeng nasional, Puguh Herumawan yang membawakan dongeng sebagai satu literasi tutur atau lisan. Menurutnya, literasi bukan hanya membaca tapi bertutur juga adalah literasi, apalagi teknik mendongeng bisa menjadi media pembelajaran yang efektif dan kreatif.

Sementara testimoni literasi disampaikan oleh guru SD 57 Bulu Bulu, St Fatimah Nugraha yang menyampaikan tentang keberhasilan sekolahnya menjadikan literasi sebagai cara cerdas membekali masa depan anak dengan pemanfaatan kelas, halaman dan teras sebagai lahan membaca.

“Sekolah kami yang dulu terbatas, kumuh karena dekat pasar, perpustakaan sempit, buku bacaan kurang. Namun karena kerja tim dan pengaktifan paguyuban sekolah akhirnya SD Bulu Bulu menjadi sekolah model di Kabupaten Maros,” ungkapnya.

Kegiatan ini dipandu oleh Direktur Radio Maros FM, Lory Hendradjaya yang mengantar acara berjalan hidup dan dinamis. (*)