Dinas PPPA melaksanakan TOT Hak-hak Anak bagi gugus tugas kab/kota

18

Makassar (kla.id)

Dinas PPPA Prov. Sulsel melaksanakan Teaining of trainer hak-hak anak di
Hotel The Rinra , 31 Oktober 2 November 2018 , diikuti oleh 32 peserta masing-masing , 6 dari kabupaten Selayar, 6 Toraja Utara, 6 Enrekang, 6 Sidrap, 3 Palopo, 4 Bone, dan pinrang.Acara dibuka oleh Plt. Kepala Dinas PPPA Prov. Sulsel sekaligus memberikan sambutan terkait Pemenuhan Hak Anak , Setelah pembukaan dilanjutkan dengan Materi oleh Fasilitator Nasional sekaligus Kepala Bidang pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Prov. Sulsel dibantu oleh Fasilitaor Dinas PPPA Prov. Sulsel .Penyediaan Sumberdaya Manusia terlatih wajib bagi semua penyelenggara layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan layanan lainnya. Demikian halnya bagi penyelenggara layanan anak yang memerlukan perlindungan khusus.
Perlu kami sampaikan pula bahwa hasil evaluasi KLA tahun 2018, terkait penyediaan tenaga terlatih hak-hak anak, untuk seluruh indikator prosentasenya sangat kecil. Untuk itulah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan, akan rutin melaksanakan peningkatan kapasitas khususnya Pelatihan Konvensi Hak Anak, dengan harapan dapat mengakomodir kabupaten/kota yang belum siap melakukan kegiatan serupa.Untuk tahun 2018 ini, Pelatihan KHA dilaksanakan di 3 Wilayah dengan mengakomodir 15 kabupaten/kota ( Bulukumba, Selayar, Sinjai, Bantaeng, Enrekang, Gowa, Maros, Pangkep, Soppeng, Tana Toraja, Makassar, Luwu Utara, Luwu Timur, Luwu dan PAlopo) dan juga teranggarkan di APBN dengan mengakomodir Kabupaten Selayar, Pinrang, Bone, Sidrap. Hal ini dilakukan dengan harapan kabupaten/kota bisa melaksanakan kegiatan yang sama di daerahnya.
Harapan utamanya adalah semoga kegiatan ini bukan focus untuk melengkapi matriks evaluasi KLA setiap tahun, tapi betul-betul menjadi titik awal kesepahaman kita dalam penyelenggaraan pemenuhan hak dan perlindungan anak yang tertuang dalam program kerja kita masing-masing sesuai tugas dan fungsi lembaga.Dalam pelatihan ini focus pada anggota gugus tugas kabupaten/kota, Untuk memperkuat Sistem Perlindungan Anak dan dalam mendukung Kabupaten/Kota Layak anak yang mempunyai 24 Indikator, maka salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Training OF Trainer (TOT) Konvensi Hak Anak Yang diharapkan kegiatan ini dapat mengembangkan upaya-upaya Pemenuhan Hak dan perlindungan Anak yang komprehenship dan menjalankan program program dengan cara lebih optimal.
Kegiatan Training of Trainer (TOT) Hak-hak Anak dimaksudkan untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pelaksanaan pemenuhan hak dan perlindungan anak serta mengimplementasikan dalam tugas dan fungsi masing-masing anggota gugus tugas. Diharapkan melalui pelatihan ini, dapat meningkatkan koordinasi dan kerjasama didalam peningkatan pemenuhan hak anak, upaya pencegahan kekerasan anak dan penguatan serta pengembangan kelembagaan penyedia layanan perlindungan anak. Dengan ruang lingkup kegiata meliputi:Koordinasi, sinergitas, dan integrasi dengan Lembaga Pemerintah terkait, Lembaga Pemerhati Anak, Lembaga Keagamaan, Dunia usaha dan Media Massa dalam peningkatan pemenuhan hak anak, upaya pencegahan kekerasan anak dan penguatan serta pengembangan kelembagaan penyedia layanan pemenuhan hak dan perlindungan anak;Pembinaan ke kabupaten/kota dalam peningkatan pemenuhan hak anak, upaya pencegahan kekerasan anak dan penguatan serta pengembangan kelembagaan penyedia layanan perlindungan anak;Peningkatan peran Lembaga Pemerintah terkait khususnya angota gugus tugas dalam mendukung peningkatan pemenuhan hak anak, upaya pencegahan kekerasan anak dan penguatan serta pengembangan kelembagaan penyedia layanan perlindungan anak di prov. Sulse (AND)