DP3A Maros Sosialisasi PERDA No 1 Tahun 2018 Tentang PUG

519

Maros (kla.id)

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Maros melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pengarusutamaan Gender di Baruga A Kantor Bupati Maros (Jumat, 21 September 2018).

Sosialisasi dihadiri SKPD, para camat dengan mengikutsertakan 2 orang kades/lurah, lembaga/organisasi masyarakat, organisasi perempuan, tokoh agama, dunia usaha, perguruan tinggi dan forum anak.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Prof. Dr. H. Syahruddin Nawi SH.,MH yang merupakan tenaga ahli penyusunan Naskah Akademik dan Draft Perda hadir sebagai narasumber yang menjelaskan landasan penyusunan, asas, fungsi dan tujuan serta ruang lingkup perda, yang di lanjutkan oleh Sekretaris Bappeda Maros Muhammad Nur dengan materi Data Pilah Dalam Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran  dan Kepala Bidang Kualitas Hidup DP3A Prov. Sul Sel Febriani mengupas tentang Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengarusutamaan Gender.

Kadis P3A Maros Idrus dalam sambutannya menyatakan Perda PUG merupakan kebijakan Pemerintah Kabupaten Maros yang diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh SKPD dan Pemerintah Desa dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran responsif gender, demikian pula bagi organisasi/lembaga masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan agar memperhatikan kesenjangan dan kebutuhan masyarakat dengan melihat akses, partisipasi, kontrol dan manfaat bagi seluruh masyarakat.

“Dunia usaha juga dalam perencanaan dan penganggaran program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) harus memperhatikan akses, partisipasi, kontrol dan manfaat bagi seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan sehingga dapat berdampak dan berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan gender, CSR perusahaan diharapkan juga dapat mendukung pencapaian target pembangun daerah sesuai program prioritas daerah yang tertuang dalam Rencana Pembanguanan Jangka Menengah Daerah atau Desa,” ujar Idrus yang sekaligus membuka acara sosialisasi.

Sementara Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender Rachmawaty menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi adalah memberikan pemahaman kepada seluruh perangkat daerah baik Kecamatan, Desa/Kelurahan, Dunia usaha  serta seluruh organisasi untuk mengambil peran dalam Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Maros.

“Kami harapkan agar semua stakeholder dapat berpartispasi secara aktif dalam pembangunan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, monitoring dan evaluasi dalam mengatasi Kesenjangan Gender , agar dapat  terwujud  Kesetaraan dan Keadilan Gender”, ujar Rachma.