DP3AP2KB Kabupaten Bulungan Berikan Pembekalan Pada Kegiatan MPLS Siswa Baru di SMKN 2 Tanjung Selor

151

Tanjung Selor (kla.id)- dr.Hj. Aryani Arsyad, M.Kes selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DP3AP2KB) Kabupaten Bulungan menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru tahun ajaran 2018/2019 di SMKN 2 Tanjung Selor, Selasa (10/07).
kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 18 tahun 2016 tentang pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru.


MPLS merupakan pengganti dari Masa Orientasi Siswa Baru atau yang lebih dikenal dengan MOS. Tujuan utama MPLS adalah membangun suasana ramah, aman, nyaman dan menyenangkan bagi calon siswa baru. Hal ini untuk mencegah berbagai tindakan kekerasan, perploncoan atau perundungan di lingkungan sekolah.

Selain itu, perubahan model Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru ini dilaksanakan untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, bahwa dalam pelaksanaaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siwa baru perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan.


Dalam kegiatan MPLS di SMKN 2 Tanjung Selor ini melibatkan beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Bulungan untuk memberikan materi sesuai dengan bidang mereka masing-masing.

Didepan Puluhan siswa baru SMKN 2 Tanjung Selor tahun ajaran 2018/2019, Dinas DP3AP2KB melalui Kepala Dinas dr.Hj. Aryani Arsyad, M.Kes memberikan materi dengan tema “Sosialisasi Mengenai Pelecehan Seksual dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga”.
Dalam materinya menjelaskan faktor yang mempengaruhi terjadinya pelecehan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di kalangan anak dan bagaiamana cara pencegahannya.
Salah satu bentuk pencegahan Pelecehan Seksual dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di kalangan anak dengan membangun sistem perlindungan anak yang berbasis pemenuhan hak dan perlindungan anak atau yang biasa disebut sistem KAbupaten Layak Anak (KLA).