DPPPA Kab. Dompu Bersama FA Dompu Akan Menggelar Kegiatan “SEHARI BERSAMA ANAK”

36

Dompu~NTB Kla.id, Hak Anak adalah bagian dari Hak Asasi Manusia yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara. Upaya menjamin perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak perlu dilakukan secara struktural melalui pengaturan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang pada gilirannya menjadi nilai budaya masyarakat.

Perkembangan zaman yang diikuti dengan perkembangan tekhnologi perlahan~lahan menggeser keberadaan Permainan Tradisional. Jarang sekali kita melihat anak~anak zaman sekarang memainkan Permainan Tradisional, seperti Petak Umpet, Enggrang, Lompat Tali, Pesawat~ Pesawatan, Layang~Layang, Gangsing, Kelereng dan masih banyak lagi yang lainnya.
Permainan Tradisional merupakan kekayaan Budaya Lokal yang seharusnya dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani justru tergeserkan dengan munculnya berbagai permainan yang dapat diunduh secara online di Komputer atau Gadget.

Pada umumnya Permainan Tradisional memiliki ciri Kadaerahan Asli sesuai dengan Tradisi Budaya setempat. Oleh Karena itu, dalam pelaksanaannya, unsur~unsur Permainan Rakyat dan Permainan Anak sering dimasukkan dalam Permainan Tradisional.
Dimungkinkan juga untuk memasukkan kegiatan yang mengandung unsur seni seperti yang biasa kita sebut dengan Seni Tradisional. Permainan Tradisional memiliki ciri yang punya unsur tradisi dan berkaitan erat dengan kebiasaan atau adat suatu kelompok masyarakat tertentu.
Kegiatan yang dilakukan harus mengandung unsur fisik nyata yang melibatkan kelompok otot besar dan juga mengandung unsur bermain sebagai landasan maksud dan tujuan kegiatan tersebut.

Permainan Tradisional ini sesungguhnya memiliki manfaat yang baik bagi Perkembangan Anak, baik secara fisik maupun mental. Kita dapat mengembangkan kecerdasan intelektual anak dengan menggunakan Permainan Conglak atau Dakon. Permainan ini dapat melatih otak kiri anak dan melatih anak dalam penggunaan strategi untuk mengumpulkan biji lebih banyak daripada lawannya.
Kecerdasan secara mental atau emosional dapat dikembangkan dengan bermain layang~layang karena permainan ini membutuhkan kesabaran dari Pemainnya, sehingga Pemain dapat mencari arah angin yang tepat untuk menerbangkan layang-layang. Selain itu, kreativitas anak juga dapat dikembangkan melalui permainan pesawat~pesawatan yang berasal dari kertas bekas atau kertas lipat.
Kemampuan bersosialisasipun dapat ditingkatkan melalui permainan lompat tali, kelereng dan petak umpet. Selain itu, Permainan Tradisional seperti enggrang juga mampu untuk melatih perkembangan motorik anak. Hal tersebut dikarenakan anak harus meloncat dengan satu kaki dan anak berusaha untuk menyeimbangkan tubuhnya. Loncatan tersebut baik bagi metabolisme anak.

Kegiatan Sehari Bersama Anak Dompu akan digelar sekitar Awal Bulan Agustus 2019 serangkaian dengan kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2019.
Kegiatan ini merupakan Inisiasi dari Forum Anak Dompu bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu dengan menggandeng Pihak PT. Pegadaian (Persero) Cabang Dompu. [Yd/DP3A Dpu]