FA~DOMPU : CEGAH STUNTING DENGAN PMT

31

Dompu~NTB Kla.id, Balita merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan, terutama masalah gizi kurang atau buruk. Hal ini disebabkan karena pada saat fase balita akan terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat (Ditjen Bina Gizi Dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan RI, 2011). Status gizi balita merupakan hal yang harus diketahui oleh setiap orang tua.

Upaya pencegahan permasalahan stunting, gangguan pertumbuhan pada anak yang ditandai tinggi badan anak lebih pendek dari anak~anak lain dalam rentang usia yang sama, saat ini menjadi perhatian besar bagi pemerintah.
Dampak dari kekurangan nutrisi pada 1.000 hari pertama anak (sejak janin sampai usia 2 tahun)tidak dapat diperbaiki. Efek ini akan terlihat ketika anak berumur 14 tahun, misal memiliki IQ yang lebih rendah dibandingkan anak yang mendapatkan nutrisi cukup serta berpotensi menderita stunting (pendek).

Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Hal ini dikarenakan anak stunted, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh pendek/kerdil) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya, yang mana tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas di usia~usia produktif.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi protein berpengaruh pada pertambahan tinggi dan berat badan anak di atas 6 bulan. Anak yang mendapat protein 15 persen dari total asupan kalori ternyata memiliki badan yang lebih tinggi dibandingkan anak yang hanya mendapat protein 7,5 persen dari total asupan kalori. Sumber protein sendiri bisa diperoleh dari nabati (kacang-kacangan, umbiumbian, biji-bijian dan sayuran) dan hewani (daging sapi, ayam, ikan, telur dan susu).
Oleh karena latar belakang tersebut, Forum Anak Dompu bekerja sama dengan Puskesmas Kota Dompu dan Dinas Kesehatan Kab. Dompu mengadakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan pada bayi dalam rangka upaya pencegahan stunting.

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah (a) Menumbuhkan rasa kepedulian Anggota Forum Anak Dompu terhadap sesama; (b) Meningkatkan rasa kegotong royongan Anggota Forum Anak Dompu; (c) Menambah wawasan dan pengetahuan sosial Anggota Forum Anak Dompu; (d) Membantu pembentukan sikap dan kepribadian (Pendidikan Karakter) Anggota Forum Anak Dompu; (e) Melakukan Pencegahan Stunting terhadap anak di Kabupaten Dompu; dan (f) Mengenalkan makanan 4 Sehat 5 Sempurna.

Sedangkan Manfaat yang di dapatkan dari kegiatan tersebut adalah Orang tua jadi lebih memperhatikan pola makan anaknya dalam rangka pencegahan stunting dan adanya semangat semua elemen dalam melakukan Sosialisasi Pencegahan Stunting.

Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan terhadap anak dalam rangka Pencegahan Stunting di Puskesmas Kota Dompu, melibatkan 50 Anak dan Orang tua. Diharapkan kegiatan membawa perubahan yang berarti dalam rangka pencegahan stunting.
Hasil dari Pelaksanaan Kegiatan tersebut adalah tumbuhnya kesadaran, rasa kepedulian dan rasa moralitas orangtua terhadap anaknya dan seluruh elemen yang ada mengenai pentingnya terwujud hak tumbuh kembang anak.

Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan ini diharapkan mampu membuka mata hati masyarakat dan orang tua dalam terciptanya hak tumbuh kembang anak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan semua pihak yang telah membantu dalam keberhasilkan dan penyuksesan pelaksanaan kegiatan ini. Jika ada kekurangan dalam kegiatan ini mohon dimaafkan, saran yang membangun sangat kami harapkan demi perbaikan di kegiatan selanjutnya.

Orang tua harus sadar akan pentingnya menjaga pola makan anak agar tidak stunting.  [Yuan/FA Dpu]