Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Kalimantan Tengah Hadir Di Puncak Hari Anak Nasional (HAN) di Makassar

30

Palangkaraya (kla.id) ‘Anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh.Masa depan bangsa berada di tangan anak saat ini. Semakin baik kualitas anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depan bangsa. Namun sebaiknya apabila kualitas anak tersebut buruk maka akan buruk pula masa depan bangsa.  Beberapa tantangan yang ada adalah situasi yang tidak dapat dipungkiri bahwa meskipun berbagai kebijakan, program dan kegiatan sudah dilaksanakan dengan berbasis hak anak di seluruh tingkatan wilayah, namun pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak masih belum sepenuhnya dapat dilakukan secara optimal. Misalnya masih banyak anak yang belum memiliki akta kelahiran, masih terbatasnya wadah partisipasi anak dan suara anak, masih ada anak yang belum dapat pendidikan, maraknya kekerasan kepada anak baik yang dilakukan oleh orang terdekat maupun orang dewasa lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut maka sangat diperlukan upaya perlindungan yang dapat menjamin sekaligus menjadi pegangan hidup anak agar mereka hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Perlindungan tersebut di atas dapat diperoleh dari lingkungan dalam keluarga. Keluarga sebagai unit terkecil yang mempunyai pengaruh sangat besar dalam kehidupan seorang anak, karena dari keluargalah seorang anak memperoleh proses pengasuhan dan perlindungan. Di dalam sebuah keluarga yang berkualitas maka pola pengasuhan yang berkualitas akan menjadi konsep utama, dengan memenuhi hak dan melindungi anak serta membangun komunikasi yang baik antar anggota keluarga.  Dengan kata lain, kualitas keluarga harus ditingkatkan sehingga orangtua/ keluarga dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik dalam memenuhi hak anak dan melindunginya karena anak merupakan generasi penerus bangsa’. Peringatan Hari Anak Nasional (FAN) 2019 dilaksanakan pada hari minggu tanggal 23 Juli 2019, tempat Lapangan Karebosi, Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan.

Tujuan dari peringatan Hari Anak Nasional (FAN) 2019 untuk menumbuhkan kepedulian, kesadarandan peran aktif setiap individu, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media, pemerintah dan negara dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk anak serta memberikan perhatian dan informasi yang seluas-luasnya kepada seluruh anak dan peningkatan pengasuhan keluarga yang berkualitas dan mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2020. Dengan Tema Hari Anak Nasional Tahun 2019 “ Kualitas Kelurga Penopang Perlindungan Anak”.

Jumlah peserta Hari Anak Nasional (HAN) sebanyak 5000 orang,Presiden RI dan Rombongan, Kementerian/ Lembaga sebanyak 100 orang, Gubernur/Bupati/ Walikota penerima Anugrah KLA sebanyak 500 orang, Peserta Forum Anak Nasional (FAN) sebanyak 800 orang, Bupati/ Walikota, Forkompinda, OPD/Instansi terkait dari 24 Kab/Kota se Sulsel sebanyak 250 orang, Lembaga Pemerhati Anak se Sulsel sebanyak 150 orang dan anak dari 24 kabupaten/kota se Sulsel sebanyak 3000 orang.

Kita Anak Indonesia Kita Gembira, Kita Siap Sehat, Inovatif, Aktif, Percaya Diri (Revika, A.Md).