Forum Anak Sintang Ikut Aksi Pungut Sampah

328
Foto bersama Bupati Sintang

Sintang (kla.id) Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak diperlukan lingkungan yang ramah anak yang asri, terbebas dari sampah dan lingkungan yang bersih. Kegiatan Aksi pungut sampah ini dihadiri oleh Bupati Sintang, Komunitas Mari Melihat, Forum Anak Daerah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah, Sejumlah Pelajar, Komunitas Sahabat Alam Borneo dan Komunitas Reftil Sintang pada hari minggu, berlokasi diTaman Bungur (Kopel).  (25/02)

Acara diawali dengan pembukaan oleh Bupati Sintang “dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH” yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Sintang memiliki jumlah penduduk sekitar 70 hingga 80 ribu jiwa yang melakukan aktivitas pada malam hari dan pada siang harinya sekitar 120 ribu jiwa baik dari dalam dan luar kota sehingga banyak menghasilkan sampah. Kalau tumbuh kesadaran dan kepedulian di antara anak-anak muda, tumbuh kesadaran antar masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampahnya dengan baik maka hal tersebut akan mengurangi beban pemerintah, dan akan mengurangi beban bumi akan resiko sampah yang dihasilkan dalam aktivitas sehari-hari. Bupati juga meminta kegiatan seperti ini harus diteruskan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Kemudian untuk mewujudkan Sintang sebagai Kabupaten Layak Anak.

Sebagai penyelenggara kegiatan aksi pungut sampah Ketua Panitia kegiatan dari Komunitas Mari Melihat “Rahmawati” mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi dengan Indonesia bebas sampah 2020, pelajar, mahasiswa, dan komunitas anak muda yang ada di Sintang.

Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan peduli terhadap lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat peduli dan sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. (mr)