Go Green dan Ramah Lingkungan

72

Kota Jambi (kla.id)

Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME kembali melaksanakan peninjauan pembangunan Emission Reduction in Cities (ERiC) Programme Solid Waste Management di Kota Jambi dengan sistem Sanitary Landfill, bertempat di kawasan TPA Talang Gulo Kecamatan Kotabaru (17/6).

Proyek yang merupakan bantuan Pemerintah Jerman melalui German Federal Government (KfW)/Bank Pembangunan Jerman senilai 14,2 juta Euro (225 Milyar Rupiah) tersebut diproyeksikan akan beroperasi selama 90 tahun mengolah sampah dengan konsep go green dan ramah lingkungan.

Untuk tahap awal, lahan yang tersedia akan memuat 3 cell, dimana setiap cell-nya akan beroperasi menampung dan mengolah sampah selama 30 tahun. Dalam setiap selnya pula, mampu menampung sebanyak 620.000 ton kubik sampah dengan teknik sorting (pemilahan), composting (pengomposan) dan Leachate Treatment Plant/LTP (pengolahan sampah anorganik).

Dengan sistem ini pula, sampah yang masuk ke TPA sudah melalui tahapan pemilahan, sehingga yang diprioritaskan masuk adalah sampah organik. Sampah yang berasal dari sumber, terlebih dahulu akan melalui tahap pemilahan, daur ulang, dan sebagian akan menjadi bahan baku sumber energi listrik dan gas dalam pengolahan instalasi Integrated Resource Recovery Center (IRRC) Waste to Energy (WTE), yang saat ini berlokasi di Pasar Talang Banjar.

Kota Jambi adalah 1 dari 4 daerah di Indonesia, selain Sidoarjo, Malang dan Jombang, yang mendapatkan bantuan untuk pembangunan tempat pengolahan sampah dengan menggunakan sistem teknologi Jerman tersebut. Bahkan Kota Jambi adalah satu-satunnya daerah diluar Pulau Jawa yang mendapatkan bantuan ini. Kota Jambi juga terdepan, menjadi daerah yang telah memulai pertama kali dan progress pekerjaannya tertinggi hingga saat ini.

Hadirnya bantuan ini, merupakan buah manis dari tingginya komitmen Pemerintah Kota Jambi dibawah kepemimpinan Wali Kota Fasha, sejak tahun 2013 lalu telah memulai mengkampanyekan konsep “Go Green” dalam tata kelola lingkungan dan persampahan di Kota Jambi. Langkah ini pula sebagai bagian kontribusi Kota Jambi dalam menyelamatkan lingkungan di Kota Jambi dan Indonesia.(Yuni.Y)