Imam Al-Gazali, Jadi Kepala Sekolah Sehari

229

Makassar (kla.id)

Peringatan Hari Pendidikan Nasional,  di rayakan dengan berbagai macam kegiatan disekolah,  di Kota Makassar salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Sekplah adalah,  menjadikan anak,  sebagai Kepala Sekolah sehari , Imam Al-Gazali, SDN Kompleks Sambung Jawa,Makassar.

Ada suasana berbeda pada peringatan Hardiknas di SDN Kompleks Sambung Jawa pada hari itu, pembina upacaranya adalah seorang siswa bernama Imam Al-Gazali, murid kelas 6 itu mendapatakan pengalaman berharga merasakan bagaimana menjadi kepala sekolah walaupun cuma sehari. Layaknya seorang ASN,  imam tampil dengan memakai baju korpri, celana pantalon dan sepatu pantofel.

Imam masuk kelapangan upacara dengan mengendarai sepeda dan langaung mengambil posisi untuk memimpin upacara,  Sama sekali tidak terlihat kesan grogi bahkan ketika dia memberikan sambutan.  Dalam sambutannya , imam menyampaikan makna Hardiknas yakni membuat para pelajar semakin giat menuntut ilmu .juga agar murid dan guru-guru senantiasa mengingat sejarah Hatdiknas,  termasuk sosok di baliknua Ki Hajar Dewantara .Imam juga mengucapkan terima kasih kepada para guru yang mendidik dirinya dan teman-temannya dengan tulus,Ihlas dan penuh kasih sayang.

Upacara di SD yang merupakan Sekplah Ramah Anak itu, seluruhnya diperankan oleh murid dari kelas berbeda. Kepala Sekolah Fatmawati,S.Pd dan guru-guru sebagai peserta upacara . Usai upacara , imam memberikan penghargaan kepada mirid berprestasi yang memenangkan lomba baik pada ajang yang diadakan dilingkup sekolah maupun ditingkat kota makassar,  Penghargaan juga diberikan kepada guru-guru yang sudah menunjukkan dedikasinya sebagai pendidik.

Selainenjadi Kepala Sekolah sehari,  juga diadakan menjadi Guru sehari. Nertindak sebagai guru adalah Saskia Salsa murid yang mengajar di Kelas 1A. Dua aktifitas ini merupakan bagian dari Program KePo ( Kenali Progresi),  yang memang dikembangkan di sekolah ini,  dimana program ini bertujuan untuk memotivasi anak-anak untuk merasakan bagaimana menjalankan  profesi tertentu biar kelak mereka mempunyai banyak cita-cita.

Fatmawaty, mengaku sangat senang dan bangga melihat murid-muridnya menjadi Kepala Sekolah dan Guru sehari . Saya hari ini bebas tigas,  hanya tut wuri handayani saja kepada anak-anak,  semoga nanti bisa menjadi kenangan dan penyemangat bagi mereka kata fatmawati,  memberikan keterangan kepada pers yang hadir dari berbagai media,  termasuk TV Nasional.

Lalu apa cita-cita Imam sang Kepala Sekolah sehari?  Saat ditanua wartawan,  imam langsung menjawab saya ingin menjadi Menteri Pendidikan,  jawabnya dengan mantap dan penuh keyakinan