Jaring siswa berprestasi, Dinas Pendidikan kab. Wajo laksanakan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten

174

(wajo kla.id)

Olimpiade Sains Nasional merupakan program Kementerian Pendidikan yang dilakukan setiap tahun dan secara berjenjang. Olimpiade ini meliputi tiga mata pelajaran yang dilombakan, yakni IPA, matematika, dan IPS

 

 

Olimpiade ini bertujuan untuk mencari siswa yang berprestasi dan memiliki kemampuan di bidang sains. Tentu saja kemampuan itu akan dimunculkan sejak dini. Kegiatan olimpiade tingkat kabupaten mengikutkan siswa SMP se-Kabupaten Wajo pada tingkatan Kelas VII dan kelas VIII. Kegiatan olimpiade ysng disingkat OSN dilakukan setiap tahun namun tempatnya dilakukan secara bergilir. Tahun lalu, tempat pelaksanaannya di SMP Negeri 1 Majauleng dan tahun ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Sengkang.

 

Tempat pelaksanaan yang bergilir bukan tanpa alasan. “Kami mengharapkan ada nilai tambah yang dapat diperoleh oleh para guru dan kepala sekolah yang mendampingi siswanya. Secara tidak langsung, mereka melakukan studi komparatif pada sekolah tempat pelaksanaan lomba. Mereka dapat melihat hal hal positif yang ada di sekolah itu dan mungkin cocok diterapkan di sekolah masing-masing. Paling tidak mereka dapat terinspirasi untuk melakukan kemajuan di sekolahnya”, ungkap Dr. Aco Karumpa, M. Pd., Kepala Bidang Pembinaan SMP.


olimpiade yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia digelar tanggal 16 Maret 2019. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. wajo Drs. H. Jasman Juanda, M. Si

Kepala Dinas dalam sambutannya menyampaikan bahwa kami berterima kasih kepada seluruh kepala sekolah yang telah mengikutkan siswa dalam ajang kompetisi ini. Siswa memiliki hak untuk mengikuti kompetisi meskipun tidak wajib menjadi juara. Dengan kompetisi siswa memiliki pengalaman dan rasa percaya diri. Selain itu, siswa dibiasakan untuk berlaku jujur dan sportif, tegas Drs. H. Jasman Juanda, M. Si.


Tantangan global ditandai dengan daya saing yang tinggi. Olimpiade ini membiasakan siswa untuk bersaing secara terbuka dan sehat, pungkasnya.