Karang Taruna Pola Gantarang Teatrikal Perobekan Bendera di Hotel Yamato

263

Bulukumba (kla.id)
Suara rentetan senjata terdengar susul menyusul di lapangan bola yang kering tak berumput itu.
Sejumlah orang terkapar tertembus peluru Serdadu Belanda. Mereka menjadi martil atas perjuangan untuk tidak lagi sudih untuk dijajah oleh bangsa asing.
Padahal menurut berita beberapa bulan telah berlalu Bung Karno dan Bung Hatta usai memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Kenyataannya Serdadu Belanda dengan membonceng pada pasukan Inggris ingin kembali berkuasa di Indonesia.


Hal itu menyulut kemarahan Pemuda Indonesia di Surabaya. Kemarahan tersebut diletupkan para pemuda dengan merangsek ke Hotel Yamato Surabaya tempat Belanda mengibarkan benderanya.
Peristiwa heroik itu di teatrikalkan sejumlah anak yang tergabung dalam Karang Taruna Pola Ponre, Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba, Minggu 28 Oktober 2018 usai pencanangan Gerakan Masyarakat Pencegahan Perkawinan Dini.


Teatrikal dengan tema perjuangan itu dipersembahkan anak-anak sebagai bentuk memeriahkan dan menggelorakan semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda.Teatrikal itu melibatkan puluhan anak-anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hj. Umrah Aswani yang menyaksikan kegiatan itu, mengaku sangat mengapresiasi hal itu sebagai hal yang positif bagi terpenuhinya hak kreativitas anak.(Laporan Muhajir Ganie)