Keluarga Sebagai Pelopor dan Pelapor Pemenuhan Hak Anak

519
Peserta Kegiatan Sosialisasi ASI Eksklusif dan Gizi Seimbang di Provinsi Banten

Serang (kla.id) –  Peningkatan pemahaman peran keluarga sebagai pelopor dan pelapor (2P) dalam pemenuhan hak kesejahteraan anak perlu disosialisikan untuk mendorong terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak di Provinsi Banten. Hal ini disampaikan oleh Drs. Hendra Jamal, M.Si, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Kesejahteraan, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dalam acara kegiatan Sosialisasi ASI Eksklusif dan Gizi Seimbang Bagi Keluarga di Hotel Ratu, kota Serang, provinsi Banten pada tanggal 19 Oktober 2017.

Selain meningkatkan peran keluarga sebagai Pelopor dan Pelapor (2P), kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman keluarga megenai pentingnya pemenuhan hak kesejahteraan anak khususnya ASI eksklusif dan gizi seimbang Ujar Jamal.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Dra.Sitti Maani Nina, M.si, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten ini dihadiri oleh organisasi wanita, organisasi keagamaan, kelompok studi anak, dan Tim Penggerak PKK yang ada di Provinsi Banten. Pembicara pertama yaitu Drs. Hendra Jamal, Msi membawakan materi “Peningkatan Kesejahteraan Melalui ASI Eksklusif”. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dyah Yuniar Setiawati, M.Kes, Kasubdit Pengelolaan Konsumsi Gizi, Kementerian Kesehatan RI sebagai pembicara kedua yang membawakan materi “Pemenuhan Gizi Seimbang Bagi Tumbuh Kembang Anak”.

Setelah dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan setiap anggota keluarga mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuuhan hak anak khususnya pemberian ASI eksklusif dan gizi seimbang guna mendorong perwujudan Kab/Kota Layak Anak di Provinsi Banten, tandas Nina.

(Adep Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan)