Kreasi Mural Andikpas di Lapas Anak Kelas II A Maros

81
kreasi Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) di dinding wisma Nur Lapas Kelas II A Maros, seperti diabadikan, Jumat (8/3/2019). Dinding ini dipoles dengan beragam lukisan oleh Andikpas bareng dengan Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLIP) Maros serta beberapa mahasiswa Senirupa Universitas Negeri Makassar (UNM) seperti Dedi Irawan, Muslim Ryadi, dan Farmin Gunawan.

Kla (Maros.id)

Mural adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok, atau permukaan luas yang bersifat permanen dan lama.

Dalam menggelorakan semangat Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Maros, kembali berkreasi dalam memberi nuansa pada dinding-dinding wisma Nur yang dihuni lebih dari 30 Andikpas.

Saat ditemui di lokasi, Jumat (8/3/2019) sore, Kepala Lapas Kelas II A Maros Indra Setiabudi Mokoagow mengemukakan, kreativitas mural di dinding wisma ini dilakukan sebagai pengembangan Literasi Senirupa yang dilakukan untuk memberi semangat secara psikologis bagi anak.

 “Karena dengan melibatkan anak mulai dari pemilihan warna dan gambar bahkan ikut menggoreskan kuas secara tidak langsung membangun kesadaran dan kebanggaan anak,” kata mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kupang ini penuh semangat.

Kegiatan tersebut merupakan kerja bareng dengan Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLIP) Maros yang didukung oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sulawesi Selatan dengan Rumah Seni “Kasumba” yang dipimpin oleh AH Rimba, alumni Senirupa IKIP Ujungpandang.

Juga terlibat beberapa mahasiswa Senirupa Universitas Negeri Makassar (UNM) seperti Dedi Irawan, Muslim Ryadi, dan Farmin Gunawan.

Terpisah, Ketua KerLIP Maros, Bagus Dibyo Sumantri, menyatakan, dukungan terhadap aktivitas dan kreativitas Andikpas di Lapas Kelas II A Maros merupakan wujud nyata kepedulian KerLIP dalam merealisasikan Hak-hak Anak sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang, ungkap Bagus saat ditemui di sela-sela acara kunjungan rutinnya ke Lapas Kelas II A Maros, Jumat (8/3/2019).

“Prinsipnya kami dukung program yang disusun secara partisipatif di Lapas Maros sesuai harapan anak dan juga kemampuan pada kami,” katanya.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Hardiman, mengemukakan, jajaran Pengamanan mendukung sepenuhnya kebijakan pimpinan terkait Pembinaan maupun Kegiatan Kerja bagi WBP.

“Seluruh jajaran Pengamanan senantiasa siap men support jika dibutuhkan untuk kegiatan kreativitas Anak,” ujar Hardiman.

Pendiri dan penggiat literasi Pustaka Jeruji Indonesia, S Alam Dettiro, kagum dan bangga melihat keterlibatan anak dalam pembuatan mural ini.

“Senang melihat antusiasme Andikpas dalam berpartisipasi, memberi semangat tersendiri di Ruang Terbatas,” katanya di sela-sela mendampingi tim kreatif dari Rumah seni “Kasumba”.(Bagus/Tribun Timur*)