Kunjungan Kepala Dinas PPPA Provinsi Sulsel ke Blok Perempuan di Lapas Kelas 2 Maros

264

Maros (kla.id)

Sehubungan dengan dilaksanakannya Penutupan Pesantren Kilat Ramadhan Ceria bersama Anak di Lapas Kelas II Maros, pada tangggal 3 juni 2018, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan, Hj.Andi Murlina PA, S.Sos bersama rombongan yang di dampingi oleh Kepala Lapas Kelas II Maros, Warsianto, SH,MH menyempatkan diri berkunjung ke Asrama Perempuan. Pada kesempatan tersebut Andi Murlina berbincang-bincang dengan beberapa ibu yang berada di Lapas.
Dengan melihat kondisi di Blok Perempaun, Andi murlina pada kesempatan tersebut menyampaikan akan melakukan rapat dengan 4 bidang yang ada di Dinas PPPA Sulsel untuk membahas kegiatan apa yang akan dilakukan untuk ibu-ibu yang ada di Lapas Maros, sehingga mereka dapat berbuat meskipun di dalam Lapas dan menghasilkan sesuatu yang positif tentunya dan bahkan dapat mendatangkan penghasilan dari keterampilan yang akan di ajarkan ujarnya. Khususnya pada bulan puasa ini,  sangat bagus kalau ibu-ibi di ajarkan untuk membuat kue tambahnya.
Sementara itu Kepala Lapas Maros, Warsianto mengatakan bahwa sebenarnya kapasitan ruangan yang ada di Lapas Kelas II Maros ini diperuntukkan sebanyak 10 orang, namun karena banyak yang masuk, sehingga sekarang jumlah perempuan yang berada di Lapas Kelas II Maros sebanyak 23 orang sudah melebihi kapasitas yang seharusnya.


Namun demikian dengan kunjungan tersebut, dapat diketahui apa kebutuhan yang diperlukan oleh Ibu-ibu yang berada di Lapas Maros dan Dinas PPPA Provinsi maupun Kab.Maros siap untuk melakukan berbagai kegiatan yang positif bagi ibu-ibu, demikian halnya dengan OPD lainnya Dinas PPPA Kab.Maros akan berkoordinasi dengan OPD terkait ( Dinas Kesehatan) untuk melakukan pemeriksaaan kesehatan rutin dan konseling bagi ibu-ibu yang berada di Lapas, juga bagi ibu yang mempunyai anak balita serta Ibu yang hamil.
Kami berharap ibu-ibu disini juga dapat diberikan keterampilan untuk bekal mereka setelah keluar dari Lapas ini dan untuk mengisi waktu dalam Lapas, ujar waarsianto. Tak lupa pula Ka.Lapas berterima kasih kepada Dinnas PPPA Provinsi dan Kabupaten Maros yang selalu bersedia bermitra dalam mengembangkan layanan baik bagi anak maupun bagi perempuan yang berapa di Lapas. (AND)