Kunjungan Kerja Tim Sulsel dalam rangka Pengembangan Layanan PKA di LPKA Kelas 1 Tangerang

339

Tangerang (kla.id)

Setelah melakukan kerjasama multi sektor dengan beberapa OPD terkait dan LSM untuk pengembangan layanan perlindungan khusus anak di Lapas Kelas II Maros,  Dinas PPPA Prov.  Sulsel dan OPD terkait di Kab. Maros melakukan kunjungan kerja ke LPKA Kelas I Kota Tangerang untik melihat sejauhmana pengembangan layanan di LPKA Kelas I Tangerang untuk nisa dijadikan rujukan dalam pengebangan layanan Pelrindunhan khusus anak di Lapas Kelas II Maros.

Kunjungan kerja Provinsi Sulsel yang dalam hal ini Dinas PPPA prov. Sulsel,  Dinas PPPA Kab. Maros , Kepalal Dinas PPPA Kab. Maros dan Kementrian Agama Kab. Maros , Sekertaris Kemenag Kab. Maros,  yang di terima oleh Bapak Drs. Hamzah Laptur, MH Ka.Subag Umum Lapas Kelas I Tangerang dan Ibu Herti Hartati,  Amd.IP,SH,MSi, Kepala Seksi Pembinaan LPKA Kelas I Tangerang, pada hari senin tanggal 7 mei 2018 diruang Kasubag Umum LPKA Kelas I Tangerang.

Penjelasan maksud dan tujuan  Kunjungan Kerja di jelaskan oleh Perwakilan Dinas PPPA Prov. Sulsel,  Andi Nurseha, SKM, M. Kes,  Kelapa Seksi Perlindungan Khusus Anak,  untuk sharing terkait pengembanhan layanam di LPKA Kelas I Tangerang dan sejauhmana peran OPD dan Lembaga Masyarakat terkait dalam membantu melakukan pengembanhan layanan di LPKA Kelas I Tangerang,  Ibu Herti dan Bapak Hamzah mulai menjelaskan terkait pengembangan layanan di LPKA Tangerang,  mulai dari pendidikan anak,  dimana untuk pendidikan pelayananan kesehatan, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak di LPKA ketika mereka selesai sekolah,  dimana cukup banyak kegiatan yang mereka lakukan,  mulai dari kegiatan keterampilan untuk anak-anak,  sarana olah raga dimana anak-anak setiap hari bisa memanfaatkan sarana olah raga yang ada,  seperti futsall,  volley,  bulutangkis.

Demikian halnya dengan keterampilan anak-anak mereka punya ruang khusus untuk belajar,  ruang otomotif,  ruang musik,  tempat ibadah (mesjid dan geraja) , LPKA Kelas I Tangerang juga mempunyai pesantren dan semua itu dilakukan oleh mayoritas petugas LPKA dan beberapa dipanggil untuk mengajar baik formal maupun informal.  Intervensi OPD terkait masih sangat kecil,  namun LPKA Tangeramg bisa komit untuk melakukan yang terbaik bagi anak-anak di LPKA,  sehingga tidak ada kesan tahanan di wajah-wajah anak-anak .

Setelah memberikan penjelasan terkait program dan kegiatan yang dilakukan di LPKA Tangerang , Kami mengelilingi LPKA di dampingi oleh Petugas di LPKA,  pertama kami mengumjungi ruang komputer,  mereka punya ruang komputer dimana anak-anak bisa kursus , ruang kelas mulai dari SD,  SMP dan SMK yang pada saat itu beberapa kelas masih ujian dan kelas lain proses belajar mengajar tetap jalan.

Setelang ruang kelas,  kami lanjut ke ruang keterampilan anak,  dimana disini cukup banyak hasil karya anak-anak yang dijual,  setelah itu melihat ruang dimana mereka kumpul makan bersama, ruangannya sangat nyaman, melihat dapur,  disini juga selain bapak dan ibu yang bertanggung jawab didapur juga dibantu dengan anak-anak,  kami juga melihat kondisi kamar anak,  bersih dan fasilitas yang ada dikamar juga sangat mendukung anak-anak untuk lebih baik,  berkunjunh ke pusat pelayanan kesehatan,  dimana disana ada dokter gigi dan perawat,  untik dokter umum tetap itu tidak ada,  tapi apabila diperlukan berkoordinasi dengan LPA yang ada di Kota Tangerang untuk mendatangkan dokter.

Setelah mengelilingi LPKA Kelas I Tangerang,  kami kembali ke ruangan untuk sharing,  disamping belajar banyak dari program yang ada di LPKA Tangerang,  Tim juga sharing terkait apa yang sudah dilakukan oleh Prov. Sulsel dalam mengembangkan layanan perlindungan khusus anak di Sulsel khususnya di LPA Kelas  II Maros.

Kami berharap kedepan  LPA Kelas II Maros bisa menjadi LPKA , tidak bergabung lagi dengan orang dewasa,  sehingga betul-betul fokus untuk mengembangkan layanan perlindungan khusus anak,  ujar Nurseha yang dibenarkan oleh Idrus,  Kepala Dinas PPPA Kab. Maros,  beliau menambahkan semoga kedepan LPA Maros juga bisa seperti LPKA Kelas I Tangerang ini,  butuh waktu untuk itu tapi dengan kerjasama yang baik antar OPD dan Lembaga Non Pemerintah, terlebih lagi kita sudah komitmen untuk mengembangkan Layanan PKA di LPA Kelas II Maros,  saya yakin LPA Maros bisa menjadi lebih baik lagi,    kita semua dapat melakukan yang terbaik bagi anak,  khususnya bagi anak yang berhadapan dengan hukum di LPA Maros  ujarnya. (AND)