Kunker PKK Paser Kaltim, Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng Ajak Tinjau PAUD HI Kartini

13
PKK Paser Kaltim kunjungi Bantaeng untuk belajar soal PKK.
Sri Dewi Ilham (kedua dari kanan) ajak PKK Paser tinjau PAUD HI Kartini (09/11/2018).

Bantaeng (kla.id)
Jum’at (09/11). Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti menerima Kunjungan Kerja (Kunker) TP PKK Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (KalTim), Jum’at pagi, 9 November 2018.

Rombongan yang berjumlah sekitar 15 orang diterima secara resmi di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng. Turut hadir saat itu Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bantaeng, Vinka Nandakasih beserta para pengurus DWP, PKK dan Dekranasda Kabupaten Bantaeng.

Hj Fajriyah selaku pimpinan rombongan menerangkan jika kedatangannya untuk sharing dan menimba ilmu dari PKK Bantaeng. Dirinya berharap dapat menerapkan ilmu yang didapatnya selama kunjungan.

“Sangat bersyukur dapat menginjakkan kaki di Kabupaten Bantaeng. Kita ingin sharing dan belajar terkait program kegiatan yang telah dilaksanakan PKK Bantaeng, khususnya Pokja I dan III”, ujarnya.

Menurutnya Bantaeng sangat indah dan bersih dibanding daerah lainnya selama perjalanan dari Kota Makassar. Bahkan menantang Ketua PKK Bantaeng untuk berkunjung ke Paser bersama para kader PKK, Dekranasda dan PAUD.

“Begitu masuk Bantaeng hingga menginap di Marina Beach Hotel, Wouw kata kami. Jadi kita juga mau memberikan pelayanan saat berkunjung ke Paser karena kami dilayani penuh yang tidak pernah kami rasakan sebelumnya”, tambahnya.

Rombongan merupakan para senior PKK karena Mutiarni Yusriyansyah Syarkawi selaku Ketua PKK Paser saat ini memberdayakan penuh senior PKK. Beberapa diantaranya adalah super senior PKK selama 4 periode kepemimpinan Bupati dan Ketua PKK Paser yang telah bergonta-ganti.

Masing-masing Ketua Pokja I, Hj Paridah Hasyim, Sekretaris Pokja I yang aktif bertugas di Kementerian Agama Kabupaten Paser, Nanang Sujana, Ketua Pokja III, Hj Siti Jaenab Badong dan Hj Latifah Andi Mansyur selaku koordinator Pokja III.

Sementara itu, Sri Dewi Yanti mengungkapkan bahwa PKK Bantaeng mengkombinasikan kader tulen yang berusia senior dan mencoba mencetak kader regenerasi sebagai pengurus PKK periode 2018-2023. Tidak ada skala usia tertentu yang menjadi prasyarat, tapi lebih pada kemampuan dan kinerja.

“Kepengurusan Saya baru 3 minggu dilantik sebagai Ketua PKK Kabupaten Bantaeng karena suami Saya dilantik menjadi Bupati Bantaeng tanggal 26 September 2018. Seminggu setelahnya Saya dilantik. Kemudian sekitar 3 minggu lalu Bapak Bupati melantik pengurus PKK dan Saya melantik pengurus Dekranasda”, jelasnya.

Selanjutnya rombongan diajak melihat lebih dekat kerja-kerja PKK Bantaeng dengan meninjau Sentra Pengolahan Pangan Berbasis Hasil Pertanian dan Hasil Laut serta sekolah binaan PKK yakni PAUD Holistik Integratif (HI) Kartini.

Selain itu, juga meninjau Sekretariat PKK Kabupaten Bantaeng. Di tempat itu kader PKK pada Pokja I, II, III dan IV memanfaatkan gedung dan halaman sekretariat dengan beragam kreasi seperti hidroponik maupun tanaman hias yang semakin mempercantik gedung yang berlokasi di Jalan Gelatik Bantaeng tersebut. (AMBAE)