LBH Apik Makassar dan DPPPA Kabupaten Pangkep Audiens “STOP PERKAWINAN ANAK”

422

 

Pangkep (kla.id)

Dalam rangka memperingati HAKTP (Hari Anti Kekerasan terhadap perempuan) “ STOP PERKAWINAN ANAK “ LBH Apik Makassar dan DPPPA Kabupaten Pangkep melaksanakan audiensi terkait persiapan HAKTP di Café mazagena pada tanggal 14 Nopember 2017

Direktur LBH Apik Makassar (Rosniati Saing ) menyatakan bahwa kampanye Stop Perkawinan Anak akan dilaksanakan di Kabupaten Pangkep dengan melibatkan Lembaga Pemerintah dan Masyarakat dan rencana kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 5 Desember di Halaman Kantor Bupati Pangkep yang dilanjutkan pada tanggal 10 Desember di Taman Bambu Runcing pada acara dialog  publik dengan media dan Talk Show dan akan melibatkan 150 orang anak yang dilanjutkan dengan bersama media dan lembaga pemerintah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pangkep Dr.Hj.Hartiny Djafar menyambut baik kegiatan tersebut karena masih adanya kasus pernikahan anak di Kabupaten Pangkep.  Tingginya angka pernikahan anak sebenarnya secara tidak langsung merefleksikan rendahnya kesejahteraan masyarakat. Hal ini disebabkan banyak orang tua menganggap dengan menikahkan anak perempuannya beban ekonomi akan lebih ringan khususnya didaerah pedesaan“Orang tua menganggap jika anaknya sudah menikah, orang tua sudah tidak lagi memiliki tanggung jawab,” ujarnnya.