Literasi Alquran SMA 1 Soppeng Menuju Generasi Islami

20

Soppeng (kla.id)

Sebelum program literasi Alquran dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan diterapkan, SMAN 1 Soppeng telah melaksanakan dengan memasukkan Baca Tulis Alquran (BTA) dalam pendidikan Agama Islam sebagai Muatan Lokal (MULOK)pada KTSP 2006 namun karena menggunakan K13 Sehingga literasi Alquran menjadi rutin di SMA 1 Soppeng.
Mengingat kewajiban sebagai muslim akan urgennya fungsi dan makna Alquran, tidak tanggung-tanggung, Allah memberikan penghargaan yang luar biasa bagi orang-orang yang gemar berliterasi Alquran, seperti belajar membacanya (tafakkur), membaca (tadarrus mudarasah) mengkajinya (tadabbur), menghafalkan ( tahfidz) mengamalkannya.
Kitab suci Alquran merupakan petunjuk Allah (qalamullah) bagi manusia sebagai pedoman hidup menuju cita-cita mulia, yakni hidup sejahtera dalam keridhaan-Nya, mati bahagia dengan memuliakan-Nya, dan bangkit sentosa dalam surga keabadian.

Naharuddin, S. Pd.,M. Pd, Kepala SMAN 1 Soppeng di temui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa literasi Alquran di SMAN 1 Soppeng wajib di lakukan secara berkesinambungan mulai dari kelas X Sampai kelas XII agar nanti setelah lulus maka peserta didik tersebut dapat mengkhatamkan Alquran 30 Juz.(07/02/2019)

Ustad Moh. Tahir S.Ag. M.Pdi salah seorang pembina literasi Alquran di SMAN 1 Soppeng menambahkan bahwa salah satu manfaat literasi Alquran mengaji sebelum mata pelajaran dimulai sangat berpengaruh untuk menyegarkan otak, serta dapat memperlancar bacaan Alquran para Peserta didik dan untuk literasi bersama di laksanakan Setiap hari jumat di lapangan SMAN 1 Soppeng.(*)