PAUD Kartini Bantaeng Jadi Lokus Kunjungan DWP Toraja Utara

10
Study Banding DWP Torut berlangsung 3 hari, pertama mengunjungi PAUD HI Kartini Bantaeng.
Kepala Bapenda, Magdalena Layukallo (ketiga dari kanan) tinjau Kelas TPA di PAUD HI Kartini Bantaeng (13/07/18).

Bantaeng (kla. id)

Jum’at (13/07/2018). Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab menerima secara resmi kunjungan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit BPKAD dan Bapenda Kabupaten Toraja Utara (Torut), Jum’at pagi (13/07/2018). Seremonial penerimaan dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng yang turut diikuti beberapa Ketua DWP Unit OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Dalam sambutannya, Sekda Bantaeng mengungkapkan, “Kami menyambut baik kedatangan Ibu-ibu DWP dari Toraja Utara. Tentu kita berharap kedua daerah dapat saling berbagi pengalaman untuk kemajuan Sulawesi Selatan dan Indonesia yang semakin maju.” tuturnya.

Rombongan DWP dari Kabupaten Torut yang berjumlah kurang lebih 50 orang dipimpin Kepala Bapenda, Magdalena Layukallo. Kunjungan ke Kabupaten Bantaeng dalam rangka study banding selama 3 hari hingga Minggu, 15 Juli 2018.

“Saya harapkan pak Sekda kalau bisa jalan-jalan juga ke Toraja Utara. Kami siap menemani ke objek-objek wisata, karena objek wisata yang banyak ada di Toraja Utara, ada ketekesu, londa, pusat kerajinan di Sa’dan To’Barana’, negeri di atas awan dan di Makale ada burake.” pinta Kepala Bapenda Torut.

Ajakan ini kembali disambut baik Sekda Bantaeng dan berharap di kesempatan berikutnya dapat mengunjungi Toraja Utara. Rombongan lalu bergerak mengunjungi beberapa Lokus (Lokasi Khusus) yang menjadi sasaran study banding.

Kunjungan pertama ke PAUD Holistik Integratif (HI) Kartini. Berada di Jalan Nenas, Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng PAUD ini kerap dikunjungi untuk belajar. Sekolah Negeri, didalamnya terintegrasi beragam jPendidikan Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA) dan satuan PAUD lainnya yang sejenis.

Saat berada di PAUD HI Kartini Bantaeng, Magdalena Layukallo menyampaikan keprihatinannya terhadap ketersediaan PAUD di Torut. Dirinya salut bahwa Kabupaten Bantaeng hingga sekarang telah berdiri 134 PAUD, 9 diantaranya berstatus PAUD Negeri. Jumlah ini tersebar di 67 Desa/Kelurahan dari 8 Kecamatan di seluruh Kabupaten Bantaeng berkat andil besar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Hj Liestiaty F. Nurdin.

Selanjutnya DWP Torut meninjau Public Safety Center 119 (PSC 119), Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu dan Sentra Pengolahan Rumput Laut. Kabupaten Bantaeng dipilih DWP Torut karena ketertarikannya dengan sistem pembangunan yang diterapkan daerah ini. Konsep perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan yang mengedepankan prioritas yang melibatkan seluruh OPD mendukung keberlangsungan program yang ada. Seperti halnya PAUD HI Kartini Bantaeng yang dirintis Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng lalu didukung sepenuhnya OPD terkait. (AMBAE)