Pelaksanaan Evaluasi Sistem Perlindungan Anak di Sulsel

219

Makassar (kla.id)

Pelaksanaan Evaluasi Pelaksanaan Sistem Perlindungan Anak (SPA), di Hotel Clarion berlangsung lancar dan menghasilkan beberapa rekomendasi baik diperuntukkan bagi Pusat maupun Provinsi.,
Evaluasi Sistem Perlindunham anak yang diselenggarakan pada tanggal 4 september 2018 dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta dari organisasi perangkat daerah terkait (dinas kesehatan, dinas sosial, dinas tenaga kerja, dinas pppa provinsi dan kabupaten maros , p2tp2a dan OPD terkait lainnya) dan lembaga non pemerintah pemerhati anak.
Pertrmuan evaluasi dibuka oleh plt. Kepala Dinas PPPA Prov. Sulsel, Drs. Askari, MSi dimana hadir pada acara tersebut Asisten Deputy Bidang Perlindungan Anak, Bapak Hasan,SH.
Dalam sambutannya, kepala Dinas PPPA prov. Sulsel menekankan, bahwa sistem perlindungan anak tidak bisa di lakulan hanya oleh dinas PPPA tapi oleh semua pihak baik lembaga pemerintah maupun non perintah, mengingat kalau berbicara anak, semua anak kita, yang kelak akan menjadi penerus bangsa yang handal ujar drs. Askari.
Saya berharap pertemuan ini, memnuahkan hasil yang akanenjadi acuan kita kedepan untuk melakukan yang memang masih perlu dilakukan untuk melindungi anak-anak kita.
Setelah itu dilanjutkan dengan materi Dari Asisten Deputy Bidang perlindunhan Anak, yang menekankan pentingnya Norma, Struktur dan Prosedur dalam pelaksanaan Sistem Perlindungan Anak. Kemudian dilanjutlan dengan Materi dari Kepala Bidang PHPA Dinas PPPA Prov. Sulsel, Nur Anty, SE,MT.terkait hasil yang dicapai oleh Prov. Sulawesi Selatan dalam menerapkan Sistem Perlindungan Anak termasuk Terbitnya Peraturan Gubernur Sulsel tentang Pelaksanaam Perda SPA dan meminta masukan dari peserta apa yang perlu dilakukan untuk pelaksanaan SPA kedepan. Semoga perlindungan anak betul-betul dilakukan dalam sistem dan semua mempunyai tanggung jawab yang sama dalam melindungi anak.(AND)