Pelaksanaan Sosialisasi Dampak Perkawinan Anak di Desa Mallari, yang di Rangkaikan dengan Pembentukan FA Desa

145

Bone (kla.id)

Kepala Desa Mallari melakukan Sosialisasi Dampak Perkawinan Anak yang sekaligus dirangkaikan dengan Pembentukan Forum Anak Desa Mallari.
Pada pertemuan tersebut, hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Bone, Ibu Hj. Andi Nurmaliah,SH,MH mewakili Pemerintah Daerah Kab.Bone.

Acara ini digelar di Aula kantor Desa Mallari Kec.Awangpone, pada tanggal 3 maret 2019 yang diikuti oleh kurang lebih 40.orang peserta baik dari aparat pemerintah desa,tokoh masyarakat, warga, forum anak dan Tim dari Dinas PPPA , Dinas Kesehatan Kab.Bone dan juga dari Unicef .

Dalam sambutannya, Andi Liah,kadis PPPA Bone, mengatakan bahwa salah satu indikator KLA adalah bagaimana upaya-uapay yang dilakukan untuk mencegah perkawinan anak. Sehingga sangat perlu kita lakulan sosialisasi mulai dari tngkat desa/kelurahan sampai ke tingkat kabupaten ujarnya. Lanjut Andi Liah, maraknya perkawinan usia anak saat ini membuat Pemerintah Daerah Wajib turun tangan dalam pencegahan dan penganggulangannya demikian halnya dengan lembaga perlindungan anak yang ada.
Kami berterima kasih kepada Unicef yang banyak membantu pada kegitan-kegiatan perlindungan anak, semoga upaya-upaya yang dilakukan ini dapat menydarkan para orang tua untum tidak mengawinkan anaknya pada usia dimana mereka seharusnya belajar dan bermain jelasnya.

Kepala desa mallari juga bertekad untuk tidak memberikan izin pada pasangan yang belum cukup umur di wilayah kerjanya untuk melangsungkan pernikahan. Semoga desa mallari senantiasa melindungi anak-anak kita dari hal-hal yang tidak seharusnya mereka lakukan, mereka adalah aset bangsa yang perlu mendapatkan perlindungan agar kelak dapat menjadi penerus bangsa yang tangguh dan dengan keberadaan FA Desa Mallari ini dapat membantu dalam pencegahan perkawinan anak di Desa Mallari ujarnya.(AND)