Pelatihan Bagi Pengelola P2TP2A di Provinsi Kalimantan Utara

22

Tarakan (kla.id) – “P2TP2A merupakan pusat layanan terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi, pusat pemberdayaan, dan pusat layanan perempuan dan anak korban kekerasan. Karena Perempuan dan anak-anak masih saja menjadi korban kekerasan baik secara fisik dan seksual. Perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan membutuhkan perlindungan serta pelayanan khusus dan itu didapatkan di P2TP2A. Oleh karena itu P2TP2A harus difokuskan pada perlindungan yang lebih inklusif terhadap persoalan perempuan dan anak” Demikian sambutan Gubernur Kalimantan Utara yang dibacakan oleh Drs. Suryanata, MM selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Provinsi Kalimantan Utara, pada pembukaan acara Pelatihan bagi Pengelola P2TP2A Provinsi Kalimantan Utara di Hotel Duta Tarakan (18/09/2018).

Acara dihadiri oleh pengelola P2TP2A Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Utara yang berjumlah 40 orang dan dilaksanakan selama 3 hari sejak tanggal 18-20 September 2018. Narasumber oleh Drs. Aresi Armynuksmono, Kabid PKDRT Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Dra. Kurniatin Koswara, Psikolog P3KC Cilegon.

Acara seperti harus terus dilaksanakan dalam rangka menyelesaikan perkara sengketa secara alternatif diluar pengadilan yang bersifat murah dan ekonomis, serta meningkatkan kompetensi para pengelola P2TP2A di Provinsi dan Kabupaten/Kota.

(Neni)