Pelatihan Fasilitator Nasional Sekolah Ramah Anak

609

Bekasi (kla.id) – Untuk menyiapkan Pelatihan SRA bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, terlebih dahulu Kementerian Pemberdayaan Perempuan (KPPPA), Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak cq. Asdep Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan, Kreativitas dan Budaya mengadakan Pelatihan Fasilitator Nasional SRA pada tanggal 15-17 Maret 2018 di Hotel Amaroossa Grande Bekasi. Acara ini dibuka oleh Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak (Lenny N. Rosalin). Peserta Pelatihan Fasilitator Nasional SRA terdiri dari Tenaga Kependidiakn dan Penggiat Pendidikan yang berasal dari 36 Kabupaten/Kota di 20 Provinsi.

Dalam kesempatan ini, KPPPA bersama dengan Kemdikbud dan Kemenag membawakan materi untuk Pelatihan Fasilitator Nasional SRA. Terdapat beberapa materi dalam pelatihan kali ini, diantaranya:

  1. Kebijakan SRA dibawakan oleh Asdep Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan, Kreativitas dan Budaya, KPPPA (Elvi Hendrani)
  2. Fungsi Guru dalam mendidik anak untuk mencapai generasi emas dibawakan oleh Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menegah, Kemdikbud (Sri Renani)
  3. Upaya Kemenag untuk Mendorong Madrasah Ramah Anak dibawakan oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemenag (Suyitno)

Selain itu, calon Fasilitator Nasional SRA ini berkesempatan untuk megunjungi salah satu SRA yang ada di Jakarta Timur yaitu SMPN 52 Jakarta.

Elvi berharap para Fasilitator Nasional SRA dapat menjadi piloting untuk sekolah-sekolah yang belum mengenal SRA di daerah masing-masing, minimal 1 Fasilitator dapat membawa 10 sekolah menjadi SRA di setiap daerahnya.  Dengan adanya Kode Etik Fasilitator Nasional SRA, menjadi satu suara untuk semua Fasilitator Nasional SRA dalam penyampaian mnaksud dan tujuan SRA ke daerah.