Pelatihan Pemanfaatan IKKA Kalimantan Utara

77

Tanjung Selor (kla.id) – Dalam rangka Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak di Provinsi Kalimantan Utara menjadi lebih baik, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui DPPPAPPKB Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA) mengadakan kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Indeks Komposit Kesejahteraan (IKKA) Provinsi Kalimantan Utara.

“Kualitas hidup dan perlindungan khusus anak membutuhkan perhatian yang besar. Berdasarkan data dan fakta yang ada, masih banyak permasalahan terkait perlindungan anak, baik yang di bidang kesehatan, Pendidikan, pekerja anak, pencatatan kelahiran, kekerasan terhadap anak dan lain sebagainya. Permasalahan yang paling signifikan adalah belum lengkapnya data dan informasi yang valid mengenai perlindungan anak sehingga sulit mendapatkan gambaran mengenai kondisi anak yang sebenarnya, baik anak-anak Indonesia secara umum, maupun anak-anak di wilayah kita pada khususnya. Maka dipandang perlu untuk menyusun suatu Indeks Komposit Kesejahteraan Anak (IKKA) Provinsi Kalimantan Utara. IKKA akan dapat dimaknai sebagai ukuran atau nilai pencapaian tingkat kesejahteraan anak Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Utara dan sekaligus memperlihatkan capaian pemenuhan hak-hak anak dengan memperhatikan ketersediaan data yang memenuhi persyaratan pengukuran statistik yang baik dan mempertimbangkan relevansi terhadap kesejahteraan anak” demikian sambutan Gubernur Kalimantan Utara yang dibacakan oleh Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Kalimantan Utara, Drs. Suryanata, MM; pada pembukaan acara Pelatihan Pemanfaatan IKKA di Ruang Pertemuan Hotel Pangeran Khar Tanjung Selor (02/07/2018).

Acara pelatihan yang berlangsung dari tanggal 2-5 Juli 2018 menghadirkan narasumber pusat dari Kementerian PPPA dan narasumber daerah dari Bappeda dan Litbang Provinsi Kalimantan Utara.

Jumlah peserta berjumlah 40 orang yang berasal dari lintas sektor terkait masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara.

Dengan pelatihan tersebut diharapkan agar data-data tentang IKKA dapat tersedia dengan baik serta dapat menjadi acuan dalam rangka menyusun program yang berkaitan dengan anak.

(Neni)