PELATIHAN PENGASUHAN ANAK OLEH PUSPAGA DHARMA NEGARA KOTA DENPASAR

531

Denpasar (kla.id) – Puspaga Dharma Negara Kota Denpasar dibawah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar mengadakan kegiatan Pelatihan Pengasuhan Anak Fasilitator. Pelatihan ini menyasar enam kader yang terpilih dari masing-masing kecamatan se-Kota Denpasar. Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 9 April sampai dengan 12 April 2018.

Kegiatan Pelatihan Pengasuhan Anak ini merupakan tindak lanjut dari hasil pelatihan pengasuhan anak dan manajeman kasus yang telah dilaksanakan anak dan manajeman kasus yang telah dilaksanakan pada bulan Januari 2018 oleh Yayasan Sayangi Tunas Cilik yang bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Puspaga Dharma Negara Kota Denpasar menjadi salah satu dari enam Puspaga yang terpilih se-Indonesia untuk mengikuti kegiatan pelatihan pelatih tersebut.

Selama empat hari pelatihan di Kota Denpasar, peserta pelatihan diajak untuk lebih banyak memahami materi melalui praktek langsung. Adapun materi yang diberikan adalah materi yang terkait dengan pengasuhan anak, seperti dasar-dasar pengasuhan, kelekatan, pengasuhan menetap dan berkelanjutan, tahap dan aspek perkembangan. pemecahan masalah, dan kunjungan rumah.

Narasumber dalam pelatihan ini adalah Tresna Yasa selaku Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Putu Sonia Insani selaku Konselor Puspaga Dharma Negara yang sebelumnya telah menerima pelatihan oleh tim pusat dan tim dari Yayasan Sayangi Tunas Cilik. Tresna Yasa mengatakan bahwa melalui Pelatihan Pengasuhan Anak untuk Fasilitator ini nantinya enam peserta yang telah dilatih dapat melatih kembali para kader di wilayah masing-masing.

Selama kegiatan pelatihan ini berlangsung, para peserta menyambut dengan antusias dan merasa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk dibawa ke masyarakat di lingkungan masing-masing, terlebih materi pelatihan ini lebih menerapkan praktek yang membuat masyarakat nantinya lebih mudah untuk memahami mengenai pengasuhan yang baik untuk anak.

Besar harapan dari kegiatan Pelatihan Pengasuhan Anak untuk Fasilitator ini dapat menjaring kader-kader baru di masing-masing kecamatan untuk membantu menangani apabila terjadi permasalahan anak dan keluarga di lingkungan wilayah masing-masing (SI).