Pembentukan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Kalimantan Barat

1387

 Pontianak (kla.id). Bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) Provinsi, Kab/Kota  diwadahi dalam Forum PUSPA  untuk mengatasi persoalan perempuan dan anak.  Dengan demikian diharapkan agar seluruh elemen masyarakat, utamanya lembaga masyarakat dapat bekerja dengan jangkauan yang lebih luas, memiliki jaringan bermitra yang lebih banyak untuk saling bertukar ide dalam konteks perempuan dan anak, membangun focus isu yang mereka bidangi berdasarkan strategi prioritas three ends, dan membangun sinergi nyata dengan sesama lembaga masyarakat terkait inovasi bagi perempuan dan anak, hal ini disampaikan oleh  “ Drs.H.Sumarno” selaku Kepala Dinas PP-PA  Provinsi Kalimantan Barat  di hadapan 102   orang peserta Lembaga Profesi dan Dunia Usaha, Lembaga Media, Organisasi Masyarakat, Organisasi Keagamaan, Akademisi, Lembaga Riset, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) 14  Kab/Kota se-Kalimanatan Barat.  Kegiatan ini diawali juga dengan pembukaan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Barat,”Drs.H.Sumarno”, di Hotel Grand mahkota Jl. Sidas N0.8 Pontianak.(14/12)

Penyelenggaraan kegiatan   Pembentukan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Kalimantan Barat melalui dana Dekon PP-PA bertujuan    untuk mensinergikan sekaligus mengkolaborasikan, baik peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) di Provinsi, Kabupaten dan Kota dengan Lembaga Masyarakat (LM) maupun antar Lembaga Masyarakat dalam menangani persoalan dan meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak Indonesia, khususnya Kalimantan Barat. Mencegah dan merespon segala bentuk kekerasan terhadap anak secara sistematis dan terintegrasi serta berbasis pada kepentingan terbaik anak.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari, dari tanggal 13-15 Desember 2017, dan dihadiri oleh Lembaga Profesi dan Dunia Usaha, Lembaga Media, Organisasi Masyarakat, Organisasi Keagamaan, Akademisi, Lembaga Riset, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) 14  Kab/Kota se-Kalimanatan Barat.  Dan sebagai narasumber adalah  dari Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat (bapak “Riskiyono,S.Sos” Kabid Partisipasi Lembaga Profesi dan “Dessy Oktarina Y”) dari Kementerian PP-PA RI, serta  “Anggia Anggraini, SH” (KhatulistiwaBerbagi), dan “ Reny Hidjazi” (PPSW Borneo).

Kegiatan ini didukung oleh  Deputi Perlindungan Anak Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian   Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Melalui kegiatan  ini diharapkan, dengan adanya Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA)  di Kalimantan Barat, pembangunan di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dapat berhasil sesuai yang diharapkan, khususnya memutus mata rantai kekerasan, mulai dari keluarga, sekolah dan masyarakat.  Mari kita bekerja sama dan ciptakan perubahan demi kesejahteraan perempuan dan anak di Kalimantan Barat, ujar “Drs. H. Sumarno “ selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Barat. (Sri Hartati)