Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gianyar 2019

22

(Kabupaten Gianyar.id)- Sebagaimana telah kita ketahui bersama, bahwa anak  adalah karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya, dan anak sebagai generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa,  yang memiliki peran strategis dalam memajukan bangsa dan negara. Dalam pembangunan generasi muda mempunyai peran yang penting dan strategis, karena dipundaknya dititipkan bangsa dan negara. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) Kabupaten Gianyar, Ir. Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu,MT saat membuka Kegiatan Gema Anak Gianyar 2019.

Dengan mereka yang terpilih inilah nantinya diharapkan dapat meningkatkan partisipasi anak dalam mewujudkan kreativitas generasi muda dan mampu menjadi pelopor dan pelapor guna mewadahi aspirasi suara anak di masing-masing kecamatan. “Untuk bisa mengisi kehidupan  yang penuh tantangan ini  dengan  hal positif diperlukan pengorbanan dan perjuangan  serta attitude, brain, charismatic, dedication dan energic karena tanpa hal tersebut kita akan terpuruk ke hal – hal yang negatif. Melalui kegiatan Gema Anak Gianyar, saya berharap anak–anak  dapat belajar peduli terhadap permasalahan anak yang ada serta dapat mengenali potensi–potensi terjadinya kerawanan sehingga bisa melakukan pencegahan.” tegas Cok Trisnu.

Sebanyak  70 orang siswa  SMP/SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar mengikuti pemilihan Duta Anak Gianyar yang di seleksi melalui sistem online dan offline yang akhirnya terpilih 35 orang kandidat calon Duta Anak Gianyar 2019. Dari 35 orang kandidat tersebut akan dipilih lima orang duta. Diantaranya duta pendidikan, duta kesehatan, duta perlindungan khusus, duta partisipasi dan duta jaringan.

Kegiatan di mulai dengan karantina di UPT Laboratorium Pertanian, Desa Bedulu, Blahbatuh yang berlangsung selama 3 hari mulai Kamis (7/2) sampai dengan Sabtu (9/2). Karantina diisi dengan beragam kegiatan diantaranya pemberian materi, pelatihan sidang, dan outbond. para narasumber berasal dari alumni FAD, Psikolog, dan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) Gianyar yang diwakili oleh Kabid Perlindungan Anak.

Menurut Ketua Forum Anak DaerahKabupaten Gianyar, Diki Zumara pada tahun 2019 pihaknya akan membentuk Forum Anak di masing-masing kecamatan sampai ke tingkat desa. Tujuannya adalah agar permasalahan anak setiap desa dapat dipantau lebih cepat, dekat, dan akurat

Suksesnya acara ini tidak lepas dari kerjasama semua pihak (Kartikadewi)