Pemkab Maros Laksanakan Pekan Perpustakaan dan Wisata Membaca

44

Maros (kla.id)

Cerdas cermat

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros menggelar Pekan Perpustakaan dan Wisata Membaca mulai tanggal 4 hingga 10 Oktober 2018.

Acara ini dipusatkan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Lanto Dg. Pasewang dengan menggelar aneka lomba antar siswa SD dan SMP se Kabupaten Maros.

Lomba yang digelar antara lain Lomba cerdas cermat antar siswa SD, Lomba Baca Estafet Tingkat SD, Lomba Pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta Lomba baca Puisi tingkat SD.

Kepala Dinas Pepustakaan dan Kearsipan, M. Alwi, Rabu (10/10/2018) mengatakan Pekan Perpustakaan dan Wisata membaca ini bertujuan mengajak siswa siswi SD dan SMP di Maros untuk mencintai Perpustakaan sehingga akan menjadikan perpustakaan sebagai tempat belajar dan membaca secara rutin.

Ia menjelaskan, saat ini Perpustakaan Daerah Maros telah memiliki koleksi sekitar 12.000an judul buku yang bisa dibaca masyarakat Maros.

Selain itu, Perpustakaan juga memiliki aplikasi bacaan yang bisa diunggah dari Kartu Perpustakaan elektronik dan bisa diakses melalui smartphone.

Kegiatan di buka oleh Sekretaris Daerah Kab. Maros Ir. H. Baharuddin, MM

Sedangkan Lomba yang digelar diharapkan bukan hanya menjadi ajang kompetisi tapi akan menjadi sebuah sarana untuk meningkatkan bakat siswa SD dan SMP sekabupaten Maros.

Beberapa lomba sengaja digelar untuk meningkatkan gairah membaca anak sekolah, seperti lomba cerdas cermat, membaca estafet dan pidato. Keseluruhan lomba tersebut hanya akan dimenangi oleh peserta yang rajin membaca dan memiliki ilmu pengetahuan yang baik.

Salah satu Tim Juri, Lory Hendradjaya mengapresiasi Lomba yang digelar perpustakaan sebagai upaya yang luar biasa untuk melahirkan bakat dan kemampuan siswa, serta upaya mengeksplorasi pengetahuan dan kecakapan berbicara.

Lory berharap lomba ini akan menjadi agenda tahunan Dinas Perpustakaan sehingga siswa di Kabupaten Maros semakin termotivasi untuk menjadi yang terbaik.

Sementara itu, guru pendamping dari SD dan SMP merasa sangat senang dengan kegiatan ini karena menjadi alat untuk memotivasi siswa mereka agar rajin membaca, seperti yang di tuturkan St. Fathimah Nugraha Pendamping SD 57 Bulu Bulu yang siswanya menjadi juara lomba membaca estafet.

Menurut St. Fathimah, Pihaknya tentu saja bangga karena siswanya bisa menjadi juara, tapi Ia mengaku lebih bangga pada Dinas Perpusaakaan yang memberi ruang kompetisi kepada siswa siswa se kabupaten Maros karena acara seperti ini sudah jarang ditemukan.

Sama halnya Hj. Ida Bau Ngai, Kepala SMP 4 Bantimurung yang siswanya menjadi Juara Lomba pidato Bahasa Indonesia.

“Acara ini menjadi harapan besar kami, karena ini merupakan ajang siswa kami untuk berkreasi, dan kami bisa menekankan kepada siswa untuk terus membaca, karena modal menang diacara ini adalah belajar dan membaca” Ungkapnya.

Hj. Ida menambahkan Lomba ini akan menjadi alasan untuk menjaring bibit bibit baru di sekolah dan membuat kompetisi tingkat sekolah untuk mengirim siswa terbaiknya ke ajang tingkat kabupaten. (ady marosfm).