Peningkatan Kapasitas FAD Provinsi Kalimantan Utara

32

Tarakan (kla.id) – “Melalui kegiatan forum anak diharapkan angora forum anak dapat meningkatkan kapasitasnya sehingga anak-anak tidak hanya hanya sebagai obyek pembangunan tetapi juga menjadi subyek pembangunan”, hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Provinsi Kalimantan Utara, Dra. Hj. Nurhayati MI, M.Pd selaku Ketua Panitia Kegiatan Peningkatan Kapasitas Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Utara Periode 2019-2021 di Hotel Royal Tarakan (27/08/2019).

Dalam sambutan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir. H. Syaiful Herman, M.AP, Gubernur atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas FAD dan berharap melalui kegiatan ini dapat mengembangkan potensi FAD.

Lebih lanjut Syaiful mengatakan maksud diselenggarakannya kegiatan ini untuk membentuk Kepengurusan FAD Kaltara yang baru periode 2019-2021 guna memberikan ruang partisipasi anak dalam pembangunan, meningkatkan ruang partisipasi anak dalam pembangunan, meningkatkan peran forum anak sebagai pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak sehingga mampu mengembangkan  rasa nasionalisme, kebhinnekaan, persaudaraan, patriotisme dan mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa dalam menghadapi dinamika perubahan global.

Acara yang berlangsung tanggal 26-30 Agustus 2019 diikuti oleh 9 orang pengurus FAD Kabupaten/Kota ditambah dengan 1 orang fasilitator Kabupaten/Kota.

Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :

  • BNN Provinsi Kalimantan Utara, Bapak Hidayat P., SE yang membawakan materi tentang Bahaya Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif bagi Anak dan Remaja
  • KPPPA RI, Bapak Skriptandono, SE yang membawakan materi tentang Peran FAD dalam Pembangunan
  • Praktisi Anak Provinsi Kalimantan Utara, Ibu Fanny Sumajouw, S.Si.Psi yang membawakan materi tentang Peran FAD sebagai Konselor Sebaya

Selain materi diatas, juga ada sesi musyawarah untuk memilih pengurus FAD Provinsi Kalimantan Utara Periode 2019-2021 serta merancang program kerja pengurus yang baru terbentuk. Kemudian ada juga sesi outbond di Pantai Binalatung yang dipandu oleh Sokola Alam Binari Tarakan.

Pada acara penutupan yang dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Ir. H. Syaiful Herman, M.AP juga dilakukan pengukuhan Pengurus FAD Provinsi Kalimantan Utara Periode 2019-2021 yang baru terbentuk dan yang terpilih menjadi Ketua adalah Andi Odde dari FAD Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Gubernur  berharap melalui kegiatan ini pemenuhan hak-hak anak dapat terpenuhi dan juga Kabupaten/Kota Layak Anak dapat terwujud karena salah satu indikator Kabupaten/Kota Layak Anak adalah ketersediaan ruang partisipasi anak dalam pembangunan.

Lebih lanjut Gubernur berpesan bahwa melalui wadah Forum Anak Daerah (FAD) kita dapat meletakkan pondasi yang kuat bagi anak untuk membentuk kecerdasan mental dan spiritual, berkarakter dan berkepribadian yang luhur. Karena anak merupakan asset bangsa yang kelak akan menerima estafet dari kita, mereka akan menjadi generasi penerus bangsa, pemimpin bangsa dan akan memegang kendali dalam melaksanakan pembangunan.

Selamat kepada pengurus FAD Kaltara yang baru terbentuk, semoga kedepannya bisa lebih berkarya dan menjadi wadah partisipasi untuk menampung suara anak di Kaltara.

(Neni)