Penyusunan Rancangan Pedoman Anak Berkebutuhan Khusus

388
Jakarta, KLA.Or.Id – Memberikan wawasan secara makro kepada orangtua, keluarga dan masyarakat dalam melakukan tindakan praktis untuk memberdayakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sejak usia dini.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mempunyai komitmen terhadap perlindungan ABK dalam bentuk pemberdayaan orang tua, keluarga dan masyarakat bagi anak berkebutuhan khusus, menurut Sri Winarsih, Asisten Deputi Penanganan ABK pada pertemuan penyususnan pedoman penanganan ABK dengan lembaga masyarakat yang peduli ABK di hotel Akmani (6/3)

Peran orang tua sangatlah penting mengingat orangtua adalah pihak pertama dan utama dalam usaha perlindungan dan menumbuh kembangkan ABK. Melalui penyususnan pedoman ini diharapkan dapat membantu orangtua menemu kenali ABK dan melakukan intervensi dini dalam menumbuh kembangkan ABK secara optimal.

Dalam diskusi Anisah, kabid Data dan Analisa kebijakan ABK mengatakan panduan ini sangat penting bagi pemberdayaan orangtua untuk pendampingan bagi ABK. Sehingga orangtua diharapkan dapat berpikir dan bersikap cerdas dan mengelola emosi dalam menghadapi situasi dan kondisi yang dihadapi ABK, dengan demikian orangtua dapat mempersiapkan diri dan mampu dalam menghadapi segala kemungkinan yang terbaik dan yang terburuk bagi ABK

Penyusunan pedoman ini bertujuan agar ABK dapat terlindungi dan dapat hidup tumbuh dan berkembang, serta berinteraksi sosial baik dilingkungan keluarga dan masyarakat sesuai dengan minat dan potensi yang dimiliki.

Sasaran pedoman ini adalah Kementerian/Lembaga yang berhubungan langsung dengan orangtua, keluarga dan masyarakat dalam penanganan ABK, Lembaga pendidik baik negeri dan swasta yang menyelenggarakan pendidikan luar biasa dan inklusi, orangtua dan kelurga yang mempunyai ABK, masyarakat yang dilingkungannyaterdapat ABK.

Pedoman ini diharapkan menjadi rujukan kepada pemerintah Pusat dan Daerah agar kepedulian terhadap perlindungan ABK sejak usia dini dan dapat dilakukan secara terpadu lintas sektoral. (Anisa)