Peringatan Harkitnas

244

Tanjung Selor (kla.id) – Pelaksanaan upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-110 di Gedung Gabungan Dinas Pemprov Kalimantan Utara (21/05/2018) berlangsung khidmat dan lancar. Upacara dilaksanakan di dalam ruangan, mengingat sekarang bulan Ramadhan. dimana sebagian besar ASN menjalankan ibadah puasa.

Upacara Harkitnas sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Telekomunikasi Internasional dan Hari Kearsipan.

Dalam arahannya Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengapresiasi para ASN yang tetap semangat mengikuti upacara, meski sedang berpuasa. Sebaliknya bagi ASN, utamanya kepala OPD yang tidak hadir ikut upacara tanpa ada alasan yang jelas, akan diberikan sanksi. Termasuk para ASN di bawahnya, juga akan diberi sanksi sesuai jenjangnya. Sanksi ini, sebagai bentuk tanggung jawabnya menjadi ASN yang telah disumpah.

Irianto juga kembali mengingatkan tentang poin  penting yang harus diketahui bersama yaitu Nawacita Kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.

Pada awal tahun ini, visi tersebut mendapat penekanan lebih melalui amanat Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) pada tahun 2019, melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pada tahun-tahun sebelumnya.

Melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan secara simultan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya.

Bayangkan jika kita sepenuhnya berhasil membangun sumber daya manusia unggul dari seluruh dari 260-an juta lebih penduduk negeri ini. Bercermin dari keberhasilan Boedi Oetomo menggalang ide nasionalisme mulai dengan segelintir orang seabad lalu, maka apa jadinya jika seluruh sumber daya manusia unggul kita saat ini berhimpun dalam ide nasionalisme yang sama, dalam cita-cita untuk kejayaan bangsa yang sama.

Sebab Kekayaan alam merupakan sumber daya yang terbatas. Butuh segudang prasyarat untuk bisa dieksploitasi, dan selalu ada limit untuk menggenjot pemanfaatannya. Sedangkan sumber daya manusia kita menyediakan kapasitas dan kapabilitas yang sangat luas untuk dikembangkan.

Kebangkitan sumber daya manusia Indonesia secara bersama-sama dan kompak, tanpa terdistraksi oleh godaan-godaan yang kontraproduktif, akan membawa kepada kejayaan bangsa, selain secara otomatis bagi individu-individunya sendiri.

Oleh sebab itu tema “PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA MEMPERKUAT PONDASI KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA DALAM ERA DIGITAL” dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018. Harus dimaknai dengan upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak. Baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri.

Foto Infopubdok Kaltara