Pramuka Penopang Pembangunan Kaltara

225

Tarakan (kla.id) – Dalam perkembangannya, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sangat membutuhkan generasi baru yang kreatif, inovatif dan berkecakapan untuk menopang upaya pembangunan yang tengah dilakukan. Hal ini, salah satunya dapat diwujudkan melalui Gerakan Pramuka. Ini disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kaltara dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-57/2018 di Taman Berkampung, Kota Tarakan, Senin (20/8).

Menurut Gubernur, eksistensi pramuka telah teruji dan diyakini mampu menciptakan karakter manusia yang berperikemanusiaan. “Pramuka itu merupakan wadah untuk mendidik manusia yang kreatif, aktif, inovatif dan cakap. Dari itu, banggalah menjadi pramuka. Mari bangun dan jaga nilai-nilai luhur yang terdapat didalam Pramuka,” ungkap Irianto.

Kaltara yang telah berstatus daerah otonomi penuh, juga membutuhkan kekompakan dari seluruh elemen masyarakat yang ada. Selain itu, turut dibutuhkan kesabaran dan niat lurus untuk mempercepat pembangunan agar Kaltara benar-benar dapat sejajar dengan provinsi lain di Indonesia. “Pada perayaan HUT ke-5 tahun Kaltara, beberapa waktu lalu, Mendagri dalam pernyataannya sudah menegaskan bahwa Kaltara kini sudah sejajar dengan provinsi lain. Ini dikarenakan, meski memiliki keterbatasan dalam sejumlah hal, Kaltara ternyata mampu menjadi salah satu daerah otonomi yang berkembang paling cepat,” papar Gubernur.

Semua itu, tak terlepas dari peranan Gerakan Pramuka di Kaltara. “Pada hari ini, Gerakan Pramuka Indonesia telah mencapai usia 57 tahun. Pramuka sudah memberikan bukti nyata dalam mencetak pemimpin bangsa ini. Dan, saya berharap semangat yang sudah ada itu, jangan sampai pudar. Terus berikan yang terbaik bagi bangsa ini,” urai Irianto.

Atas hal itu, Gubernur pun mengajak juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltara, utamanya para orangtua agar tidak ragu dalam memberikan kesempatan juga dukungan kepada putra-putrinya untuk mengikuti Gerakan Pramuka di gugus depan masing-masing. “Belum lama ini, pada puncak peringatan Hari Pramuka, Gubernur Kaltara dianugerahi Lencana Melati yang disematkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Atas capaian ini, saya secara khusus berterima kasih kepada para penggiat Pramuka di Kaltara. Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tapi lebih kepada apresiasi terhadap kinerja dan capaian atas Gerakan Pramuka Kaltara,” beber Gubernur.

Melihat pentingnya keberadaan Pramuka bagi Kaltara, Irianto pun menginstruksikan kepada jajaran dibawahnya untuk melakukan langkah pengembangan lembaga berlambang tunas kelapa itu. “Saya instruksikan kepada seluruh kepala OPD/Biro di Kaltara, termasuk para bupati dan walikota untuk menyiapkan anggaran hibah bagi pramuka yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ulas Irianto.

Lalu, kepada para kepala OPD/Biro dan eselon IV, diwajibkan memiliki baju pramuka sehingga kalau ada acara pramuka tak bingung soal pakaian dan posisinya di acara kepramukaan. “Saya juga menginstruksikan agar setiap penghargaan dan pemberian beasiswa juga kesempatan berkuliah didalam atau luar negeri yang didanai pemerintah, salah satu kriterianya adalah keaktifan di kepramukaan. Untuk itu, kepada Dewan Pendidikan Kaltara, saya instruksikan agar dalam pemberian Beasiswa Kaltara Cerdas untuk memprioritaskan anggota pramuka yang berprestasi,” papar Gubernur.

Harapan lain dari Irianto, adalah para pembina dan pelatih pramuka di Kaltara, harus kreatif dan inovatif dalam menentukan pelatihan dan pendidikan yang mampu beradaptasi dengan baik terhadap perubahan zaman saat ini. “Kepada pramuka Kaltara, terus bersemangat, jagalah Kaltara agar terus aman dan damai untuk kesejahteraan masyarakat,” tutup Irianto. Guna diketahui, Gubernur Kaltara selaku Ketua Mabida Gerakan Pramuka Provinsi Kaltara menjadi Pembina Upacara pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-57/2018 di Taman Bekampung, Kota Tarakan. Tampak hadir, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kwarnas Gerakan Pramuka Indonesia Abdul Shobur.(humas)