Program Afirmasi Pendidikan (ADiK) Provinsi Kaltara

259

Tanjung Selor (kla.id) – Melalui program Afirmasi Pendidikan (ADiK), Alhamdulillah tahun ini Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan jatah 47 orang. Masing-masing 19 orang dari Kabupaten Malinau dan 28 orang dari Kabupaten Nunukan.

Sebanyak 47 orang lulusan SMA/SMK dari dua kabupaten ini, diterima di beberapa perguruan tinggi negeri pilihan masing-masing siswa. Mereka yang lulus, sebelumnya telah melalui seleksi oleh Tim dari Dinas Pendidikan Provinsi  dan juga dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang turun langsung ke kedua kabupaten.

ADiK sendiri merupakan dana bantuan pendidikan untuk biaya penyelenggaraan pendidikan dan biaya hidup bagi mahasiswa, dengan beberapa kriteria. Diantaranya Orang Asli Papua (OAP), daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diberikan selama masa studi.

Kaltara termasuk daerah 3T. Di seluruh Indonesia, ada 65 kabupaten dan kota yang masuk dalam Kawasan 3T, termasuk dua diantaranya ada di Kaltara, yaitu Nunukan dan Malinau.

Afirmasi Pendidikan Tinggi merupakan kebijakan Pemerintah Pusat sebagai upaya pemberian akses pendidikan tinggi seluas-luasnya kepada siswa lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang berasal dari daerah tertentu, dengan kondisi ketertinggalan pembangunan dan keterbatasan infrastruktur pendidikan di daerahnya. Dengan harapan anak-anak tersebut bisa memperoleh pendidikan tinggi yang baik di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Bagi peserta yang dinyatakan lulus, saya ucapkan selamat. Belajar dengan baik, agar nantinya bisa menyelesaikan kuliah dengan hasil yang baik” Ujar Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Irianto Lambrie.

BANTUAN DARI KEMENRISTEKDIKTI 2018

Bantuan Biaya Pendidikan (UKT)           : Rp. 2.400.000,-/mahasiswa/semester

Bantuan Biaya Hidup                            : Rp. 6.000.000,-/mahasiswa/semester

Biaya Pengelolaan di PTN                      : Rp. 2.000.000,-/mahasiswa (1 kali)