Raja Ampat Optimis 2019 Kepemilikan Akta Kelahiran Lampaui Target Nasional

221

Raja Ampat (5/09/2018) Kementerian PemberdayaanPerempuan dan Perlindungan Anak bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana  (DP3AKB) Kepulauan Raja Ampat melakukan Sosialisasi Percepatan Pemenuhan Hak Anak Atas Akta Kelahiran guna memenuhi salah satu hak dasar anak yaitu Kepemilikan akta kelahiran.

Disampaikan oleh Ones Kolomsusu narasumber dari disdukcapil, per bulan September Raja Ampat memiliki presentase  cakupan akta kelahiran sebesar 65% dan optimis pada akhir Desember meningkat 70%. Geografis Raja Ampat yang berbentuk kepulauan menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan kepemilikan akta kelahiran. 

Raja Ampat memiliki 24 distrik dan 120 Desa, Kelurahan, yang diantaranya terpisah oleh laut. Mahalnya biaya transport dan keterbatasan transportasi yang dimiliki disdukcapil menambah kesulitan menjangkau penduduk dalam kepemilikan akta kelahiran. Dengan kendala tersebut Disdukcapil pun telah mengajukan pengadaan speed Boat kepada DPR guna menunjang kinerja yang lebih baik. Disampaikan Ones, jikaDPR dapat merealisasikan pengadaan speed boat untuk Disdukcapil, optimis di tahun 2019 dapat mencapai presentase cakupan sebesar 82% bahkan melebihi target nasional sebesar 85%.

Namun dibalik beberapa kendala yang dihadapi, Disdukcapil tetap melakukan tanggung jawabnya untuk meningkatkan kepemilikan akta kelahiran dengan berbagai cara seperti turun kampung. DP3AKB pun turut ikut serta dalam percepatan kepemilikan akta kelahiran khususnya untuk akta kelahiran anak. Siti Syam A. Karim Kadis P3AKB menyampaikan untuk meningkatkan cakupan kepemilikan akta memang harus dilakukan kerja bersama dan koordinasi yang baik antar OPD seperti dengan Disdukcapil dalam pemenuhan Hak sipil anak yaitu akta kelahiran, salah satunya kegiatan ini.