Rumah Dongeng Maros Terbentuk Untuk Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng.

36

Maros (kla.id)

Pengurus Rumah Dongen Maros

Sebagai upaya membangun karakter anak di Kabupaten Maros melalui dongeng dengan cerita atau kisah lokal budaya Maros, pengurus Rumah Dongen Chapter Maros (RDCM) dikukuhkan oleh Asisten III Pemerintah Kabupaten Maros Sulaeman Samad mewakili Bupati Maros dan disaksikan Ketua DPRD Maros Andi Patarai Amir, di Baruga A Kantor Bupati Maros, Rabu (2/10/2019).

Lory Hendradjaya dikukuhkan sebagai Ketua Rumah Dongeng chapter Maros didampingi Ima Fatimah sebagai Sekretaris dan Nurbaya Idrus sebagai Bendahara. Pengukuhan dilaksanakan di acara pembukaan Workshop Dongeng Maros 2019 yang digelar RDCM.

Workshop diikuti guru TK, KB, SD, dan SMP, selama sehari penuh. Terlihat guru sangat antusias mengikuti Workshop Dongeng ini terbukti, dari target peserta 100 orang, ternyata yang hadir 215 peserta.

Materi Kak Heru pendidiri Rumah Dongeng Indonesia

Dalam sambutannya Asisten 3 berharap, kehadiran Rumah Dongeng  chapter Maros ini akan berdampak baik bagi pengembangan pendidikan karakter bagi siswa dan anak anak Maros.

Sementara Lory Hendrajaya mengatakan kehadiran Rumah Dongeng ini akan konsentrasi menggali nilai nilai karakter daerah Maros melalui budaya lisan atau budaya tutur dalam bentuk dongeng, mitos, legenda, hikayat, atau jenis lainnya yang masih banyak berkembang di masyarakat.

Lory menargetkan cerita cerita rakyat ini dapt didokumentasikan dalam bentuk buku cerita yang akan dijadikan media pembelajaran di sekolah.

Cerita rakyat seperti Toakala ri Abbo, Bissu Daeng ri PAttiro tak kalah seru dibanding cerita Jawa atau India, Angge Sayu si Manusia kuat asal Maros, atau kisah karamnya Biseang Labboro.

“Kisah ini menyimpan banyak nilai dan makna makna pendidikan di dalamnya. Ini tantangan katanya, tapi inilah usaha,” tuturnya.

Worshop Dongeng berlangsung seru sampai sore dan dipandu pendiri Rumah Dongeng Indonesia, Puguh Herumawan.

Materi atraktif dibawakan bersama tim Dongeng Makassar. Materi yang diberikan dalam workshop bagaimana memilih tema dongeng, membaca dongeng dengan suara keras, meniru suara hewan, olah vokal , dan mengenal penokohan dalam dongeng.

Pengukuhan di hadiri Ketua DPRD Maros Andi Patarai Amir

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros Idrus yang juga hadir pada kegiatan tersebut menyatakan menyambut baik dengan terbentuknya pengurus Rumah Dongeng Chapter Maros dengan harapan dapat bersinergi dalam mewujudkan Maros sebagai Kabupaten Layak Anak melalui dongeng yang diharapkan dapat membangun karakter anak di Kabupaten Maros melalui cerita yang memiliki pesan moral dan inspiratif untuk anak di Kabupaten Maros.

Sekretaris RDCM, Ima Fatimah , berharap workshop ini menjadi kegiatan berkelanjutan melihat antusias guru begitu besar dan masih banyak guru yang meminta untuk direschedule workshop ini.

Ima juga menyampaikan rencana Rumah Dongeng membuka kelas dongeng yang akan berlangsung selama delapan kali pertemuan untuk menciptakan pendongeng-pendongeng hebat dari kursus dongeng tersebut.

” Bercerita atau mendongeng adalah salah satu bentuk literasi lisan. Kita harapkan kehadiran Rumah Dongeng di Maros ini akan mendukung pemerintah dalam hal gerakan Maros sebagai Kota Literasi,” ujarnya.