SDIT Smart School Laksanakan “Belajar Kerja Nyata” Angkatan 1 Di Sidrap

82

Sidrap (kla. Id)

Sekolah SDIT Smart ditahun ajaran 2018/2019, melaksanakan kegiatan program “Belajar Kerja Nyata” disingkat BKN untuk angkatan pertama yang dilaksanakan di Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.(25/4/2019)

BKN Angkatan Pertama SDIT Smart School ini, menjadi kegiatan belajar langsung yang pertama kali dilaksanakan di luar daerah dengan mengangkat tema “Pedesaan” yang tepatnya dilaksanakan di Desa Sipudeceng Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap, Sulsel.
<img src="http://www.kla.id/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190425_230604.jpg" alt="" width="942" height="490" class="alignnone size-full wp-image-13595" /
Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan tersebut dari tanggal 20 april 2019 hingga 3 mei 2019 mendatang, para peserta BKN Angkatan 1 SDIT Smart School belajar, melihat dan merasakan langsung berbagai aktivitas warga, baik itu bertani, berkebun, berinteraksi langsung dengan warga, bahkan membentuk kegiatan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) bagi anak-anak warga di Desa Sipudeceng, Sidrap.
Tak hanya itu, kunjungan ke sekolah – sekolah dasar juga dilakukan agar bisa melihat langsung proses belajar mengajar yang ada di daerah pedesaan sesuai dengan tema yang diusung BKN angkatan pertama ini. Selain itu, tak lepas kegiatan keagamaan juga dilaksanakan seperti murojah, dan peserta BKN berbagi ilmu ke anak-anak pedesaan dengan mengajar mengaji di masjid.
Alhamdulillah, belajar efektif itu tak hanya dituntut di kelas saja, namun belajar nyata dan langsung yang mampu memberi edukasi (pendidikan) tersendiri terhadap para peserta BKN Angkatan 1 SDIT Smart School Makassar dan ini menjadi harapan kami salah satunya melalui kegiatan ini,” ungkap Kepala Sekolah SDIT Smart School Makassar, Bapak Kariadin, SE.

Sementara hal senada diungkapkan salah satu Guru yang ikut mendampingi peserta kegiatan BKN Angkatan 1 SDIT Smart School Makassar, Ibu Astriana Agus, S.Pd mengungkapkan rasa syukur dan senang melihat keterlibatan langsung para peserta anak didik BKN dan menumbuhkan jiwa kemandirian, terjadi interaksi sosial dengan anak – anak pedesaaan serta melihat langsung proses bertani dan berkebun warga di pedesaan itu,” jelasnya.