Sistem Perlindungan Anak menjadi Acuan Perencanaan Penganggaran yang Responship Anak

184

Makassar (kla.id)

Tahun 2018 ini, Dinas PPPA Prov. Sulsel melaksanakan untuk yang ke 2 kalinya Pelatihan SPA bagi Gugus Tugas Prov. dan Kabupaten/Kota,yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, tanggal 15-17 November 2018.Peserta sebanyak 30 orang dari OPD Provinsi anggota gugus tigas yang belum pernah mengikuti pelatihan SPA dan 7 kabupaten/kota dengan masing-masong peserta dari bapeda, dinas sosial dan dinas pppa .Dimana Kabupaten ini yang disiapkan untuk dapat menjadi kabupaten/kota layak anak tahun 2019.ke tujuh kabupaten/kota tersebut adalah Kab. Selayar, Totara Utara, Tana Toraja, Kota Palopo, Enrekang, Pinrang dan Barru.
Acara di buka oleh Plt. Kepala Dinas PPPA Prov. Sulsel, Drs. Askari, MSi yang didampingi oleh Kepala Bidang PHPA yang sekaligus Fasilitator Nasional dan Ibu Budiyanti, MPd sebagai Fasilitator Nasional. jadir pula Narasumber Pusat dari Kementrian PPPA RI, Bapak Nanang A. Rahman, SE, MSi, Kepala Bidang Perlindungan Anak Kelompok Minoritas.
Dalam sambutannya, kepala dinas pppa prov. Sulsel menekankan pentingnya pelatihan ini, agar dijadikan acuan dalam perencanaan penganggaran yang responship anak dan pelaksanaan evaluasi KLA tahun 2019.
Pa’Nanang juga menyampaikan pentingnya perlindungan anak yang dilakukan secara integrasi, karena perlu diingat bahwa anak adalah tanggung jawab kita bersama dan bersama kita melindungi anak-anak kita ujarnya.
Bu Nur Anti berharap dengan adanua pelatihan ini peserta mampu memberikan informasi terkait perlindungan anak, minimal bisa mengaplikasikan di wilayah kerja nya masing-masing, khususnya dalam Perencanaan dan Penganggaran yanh Responship Anak (AND)