Songsong FASS 2018, FABT Saring Duta Anak

378
Kabid. P3A sampaikan harapan-harapan di depan Calon Duta Anak Kabupaten Bantaeng
Pembukaan Pemilihan Duta Anak Bantaeng berlangsung di Gedung Sekretariat PKK Kabupaten Bantaeng (03/02/18).

Bantaeng (kla. id)

Puluhan anak ikuti Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bantaeng Tahun 2018. Kegiatan dilangsungkan Sabtu pagi (03/02/18) di Gedung Sekretariat PKK Kabupaten Bantaeng. Dihadiri sekitar 15 calon Duta Anak dari berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Bantaeng.

“Ada 15 peserta yang hadir saat ini dan anak lainnya bergabung selepas mengikuti proses belajar di sekolah.”, nantinya akan mengikuti seleksi/penyaringan untuk dipilih jadi Duta Anak Bantaeng. Saya harap kakak pendamping tetap mendampingi adik-adiknya walaupun sudah berada di luar Bantaeng.” pinta Kabid P3A, Syamsuniar Malik.

Dirinya berharap anak-anak yang terpilih merupakan Duta Anak Bantaeng terbaik yang akan mewakili Bantaeng khususnya menyonsong Festival Forum Anak Sulawesi Selatan (FFASS) dan Pemilihan Duta Anak Provinsi Sulawesi Selatan di Luwu Utara akhir Maret 2018 serta Forum Anak Nasional (FAN) 2018 di Ambon.

Hadir pula pada kesempatan itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDP3A) Kabupaten Bantaeng, Chaeruddin Arsyad, Kasi Perlindungan Anak, Ramlah, Ketua Forum Anak Sulawesi Selatan (FASS), Muhammad Adwi Haska dan Ketua Forum Anak Butta Toa (FABT), Muhammad Fadli Tamsir.

Penyaringan Duta Anak melalui serangkaian tahapan yakni wawancara, FGD dan tes bakat. Selain itu tiap anak wajib menyerahkan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Tiap anak diminta memaparkan KTI dan disaring menjadi 8 anak. Hasil akhir memunculkan 4 anak yang dinyatakan lulus sebagai Duta Anak Kabupaten Bantaeng.

Disampaikan Kadis PMDP3A saat membuka Pelatihan bahwa kegiatan yang diprakarsai FABT ini merupakan ajang menunjukkan kemampuan anak. “Jangan hanya sampai disini saja. Saya harapkan siapapun yang terpilih tahun ini jauh lebih bagus, minimal sama dengan anak-anak kita yang tahun 2017.” harapnya.

Sementara itu, Ambar Widyasari Maharani, calon Duta Anak yang saat ini duduk dibangku Kelas X SMA Negeri 4 Bantaeng utarakan alasannya ikut seleksi. “Saya ingin menjadi agen pelopor dan pelapor serta agen perubahan.” pungkasnya. (AMBAE)