Suara Forum Anak Sulsel Menggema Pada Musrembang RKPD

133

Makassar (kla.id)

Perwakilan Forum Anak dari 24 kabupaten/kota turut menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sulawesi Selatan, di Hotel Claro Makassar, Kamis (11/4/2019).

Pada saat kegiatan berlangsung, Forum Anak Sulsel turut menyampaikan 14 butir harapannya kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Suara Anak Sulsel 2019 tersebut disampaikan duta anak Sulawesi Selatan, Diva Aulia Zhiqkyah dan Abdul Gilang Tawakkal.
Kepala Bidang Data dan Informasi DPPPA Sulsel, Suciati Saptamagani mengatakan, keikutsertaan anak pada musrenbang ini diharapkan dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh seluruh OPD di provinsi maupun di kabupaten/kota.

“Jadi harapan yang tadi mereka sampaikan itukan sudah melalui pembahasan di seluruh kabupaten/kota. Mereka membahas itu Perklaster, mulai dari klaster hak sipil dan kebebasan, kemudian keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang serta kluster perlindungan khusus,” kata Suciati.
Menurut Suciati, harapan tersebut sudah berdasarkan isu-isu setiap kluster di kabupaten/kota, dengan berbasis data dan informasi yang ada di sekitar mereka.

“Jadi apa yang mereka suarakan, yang mereka sampaikan di musrenbang provinsi ini, merupakan inti sari dari seluruh kebutuhan anak-anak di 24 kabupaten kota. Jadi hasil mereka harusnya didengar dan ditindaklanjuti juga pada musrenbang ini,” ujarnya.

Berikut bunyi suara Anak Sulsel 2019:

1. Kami Anak Sulawesi Selatan, meminta agar teman-teman kami yang belum memiliki akta kelahiran dan kartu identitas anak segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah.

2. Kami anak Sulawesi Selatan, berharap agar keterlibatan kami di musrenbang memiliki aturan yang jelas, dan hasil musrenbang tersebut dapat kami rasakan.

3. Kami anak Sulawesi Selatan berharap, agar di sekitar kami terdapat Iayanan informasi darurat atau telpon sahabat anak serta kami dihindarkan dari konten-konten yang tak Iayak.

4. Kami anak Sulawesi Selatan, berharap agar teman-teman kami dapat dihindarkan dari praktek buruk perkawinan usia anak, utamanya teman-teman perempuan.

5. Kami anak Sulawesi Selatan, berharap agar teman-teman kami yang menjadi korban kekerasan, pornografi, dan kejahatan seksual, mendapatkan perhatian pemerintah dalam bentuk rumah aman, shelter dan tempat rehabilitasi.

6. Kami anak Sulawesi Selatan, berharap agar kami dapat merasakan sarana dan prasarana yang Iayak untuk kami, khususnya teman-teman kami yang berkebutuhan khusus.

7. Kami anak Sulawesi Selatan, menyampaikan bahwa masih banyak teman-temam kami yang tumbuh dan berkembang dari polo asuh yang buruk , yang salah satu dampaknya adalah Stunting.

8. Kami anak Sulawesi Selatan, berharap agar teman-teman kami yang putus sekolah mendapatkan perhatian yang sama dengan kami.

9. Kami anak Sulawesi Selatan, berharap agar teman-teman kami yang berada di wilayah tertinggal, terluar dan terisolasi, mendapatkan fasilitas pendidikan yang sama dengan kami, serta terbentuknya sekolah yang ramah anak.

10. Kami anak Sulawesi Selatan berharap agar tersedianya tempat menyalurkan hobi dan ektrakurikuler wajib di sekolah khususnya dibidang kebudayaan khas daerah dalam memanfaatkan waktu luang.

11. Kami anak Sulawesi Selatan, berharap agar teman-teman kami yang berhadapan dengan hukum dan berkebutuhan khusus tidak dianggap berbeda di Iingkungan tumbuh kembangnya.

12. Kami anak Sulawesi Selatan berharap agar teman-teman kami yang menjadi pekerja anak dapat terdata dan mendapatkan perhatian dari pemerintah.

13. Kami anak Sulawesi Selatan berharap agar aturan mengenai kawasan tanpa rokok dapat kami rasakan secara nyata.

14. Kami anak Sulawesi Selatan, berharap agar kegiatan pengurangan risiko bencana diajarkan kepada kami di Sekolah terutama di daerah rawan bencana.