Tabur Bunga di Taman Bahagia, Bupati Bantaeng Dapat Hormat Tentara Cilik

215
Rangkaian peringatan Hari Pahlawan 2018 di Bantaeng berakhir dengan Ziarah Nasional ke TMP Sasayya.
Tentara Cilik beri penghormatan kepada Bupati Bantaeng (10/11/2018).

Bantaeng (kla. id)
Minggu (11/11). Menutup rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang ke-73 tahun 2018 di Kabupaten Bantaeng, dilaksanakan Ziarah Nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Sasayya, Sabtu, 10 November 2018. Tepatnya Sabtu siang, 10 November 2018. Di tempat ini dihelat upacara dan bertindak selaku Irup yakni Dandim 1410 Bantaeng, Nanang Siswoko.

Hadir pula Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin, Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin, Sekda Bantaeng, Abd Wahab, Ketua PKK, Hj Sri Dewi Yanti, Ketua DWP, Vinka Nanda Kasih bersama unsur Forkopimda dan beberapa pejabat lingkup Pemkab maupun instansi vertikal daerah ini.

Sebelumnya juga telah mengikuti rangkaian Hari Pahlawan yang dimulai dengan Renungan Suci sekitar pukul 00:00 Wita. Berlanjut pada Sabtu pagi dengan Upacara pengibaran bendera Merah Putih di Lapangan/Alun-alun Pantai Seruni dan Tabur Bunga di Laut yang mengambil titik lokasi di Pusat Kuliner Pantai Seruni Bantaeng sekitar pukul 12:45 Wita.

Uniknya, Bupati Bantaeng dalam kunjungannya ke TMP Sasayya mendapat penghormatan dari seorang anak yang mengenakan seragam lengkap layaknya prajurit TNI-AD. Tentu saja dibalas dengan penghormatan kepada anak tersebut.

Di TMP Sasayya, Ilham Azikin menabur bunga di beberapa makam para pahlawan. Bahkan menyempatkan diri ke Taman Bahagia di sisi Utara TMP yang terbilang jarang dikunjungi.

Salah satu makam yang mendapat perhatian khusus yakni Abdul Malik bin Salempa. Pahlawan berpangkat Mayor Infanteri itu wafat tahun 2001. Dituturkan petugas TMP jika almarhum semasa hidupnya adalah seorang Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng yang banyak berjasa terhadap bangsa dan negara ini, khususnya Kabupaten Bantaeng.

Sebelum meninggalkan TMP Sasayya, lagi-lagi Ilham Azikin mengangkat tangan memberi pengormatan kepada seluruh arwah pahlawan kusuma bangsa. Dengan begitu berakhir rangkaian peringatan Hari Pahlawan tahun ini.

Bupati Bantaeng berharap agar Hari Pahlawan tidak hanya menjadi seremonial semata, namun harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan ini harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia”, harapnya. (AMBAE)