Teatrikal dan Puisi FAD Panrita Lopi Larutkan Kesedihan Peserta Hari Ibu Kabupaten Bulukumba

130

Bulukumba. KLA.ID

Teatrikal dan puisi persembahan Forum Anak Panrita Lopi Bulukumba membawa larut perasaan dalam kesedihan bagi para undangan yang hadir dalam peringatan Hari Ibu tingkat Kabupaten Bulukumba yang dilaksanakan, Rabu 26 Desember 2018 di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba.
Teatrikal yang disutradarai Andi Sri Wiranto mantan Ketua Forum Anak Panrita Lopi Bulukumba itu menceritakan alur perjuangan Almarhumah Hj. Rosna Rosman istri Andi Sukri Andi Sappewali Bupati Bulukumba.
Teatrikal yang diperankan oleh beberapa personil pengurus Forum Anak Panrita Lopi Bulukumba itu mengisahkan peran Hj. Rosna Rosman yang meski dalam keadaan sakit keras, tetap semangat memperjuangkan pemenuhan hak-hak perempuan di Bulukumba.
Tak pelak, alur kisah tersebut membuat hening dan larut dalam suasana sedih setiap undangan yang hadir di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, tempat peringatan Hari Ibu dilaksanakan.
Almarhumah Hj. Rosna Rosman sangat intens dalam kegiatan-kegiatan sosial yang melibatkan para perempuan utamanya pengurus PKK Kabupaten Bulukumba untuk berkiprah menggerakkan pembangunan di Kabupaten Bulukumba.
Tampak dalam adegan tersebut, bagaimana istri Bupati Bulukumba itu dengan kursi rodanya, tetap menjalankan aktivitasnya sebagai istri sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK.
Menyaksikan teatrikal tersebut, mata Bupati Bulukumba dua periode tersebut berkaca-kaca. “Saya tidak bisa berkata apa-apa,” kata Andi Sukri seraya beranjak menyalami para pemeran teatrikal dalam peringatan Hari Ibu ke 90 tahun tingkat Kabupaten Bulukumba itu.
Peringatan Hari Ibu tingkat Kabupaten Bulukumba tahun 2018 ini memang membangkitkan suasana duka. Tahun 2017 lalu, Hj. Rosna Rosman istri Bupati Bulukumba yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK saat itu masih berkesempatan menghadiri Peringatan Hari Ibu ke 89. Namun, takdir berkata lain, pejuang perempuan Bulukumba itu sudah meninggalkan masyarakat Bulukumba akibat sakit yang telah lama dideritanya.


Pada Hari Ibu ke 90 tahun ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menempatkan sosok yang tak kenal menyerah itu sebagai salah satu tokoh peraih penghargaan Gender Champions di Kabupaten Bulukumba.
Hj. Rosna Rosman bersama dengan Hj. Banri Alang, Dr. Andi Sumrah Pananrangi, dan Hj. Hartati sebagai sosok yang intens memperjuangkan dan menyuarakan kesetaraan Gender di Bulukumba.
Salah satu buah dari kerja bersama mereka dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bulukumba serta Organisasi Perangkat Daerah lainnya adalah pemberian Anugerah Parahita Ekapraya dengan predikat Madya di tahun 2018 ini dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (Muhajir Ganie)