Training ESQ Parenting Part 2 Paud Azka Tanjung Selor

41

Tanjung Selor (kla.id) – Untuk kedua kalinya PAUD AZKA Tanjung Selor mengadakan Training ESQ Parenting untuk orang tua murid PAUD AZKA, setelah tahun lalu tepatnya pada Bulan April 2018.

“Kenapa kami adakan lagi? Karena menurut pengamatan dan pengalaman kami training ini sangat bagus, bagaimana training ini membawa kita menyelami hati untuk melihat apa yang selama ini telah kita lakukan sebagai orang tua” Papar Nuraini Asri sebagai kepala PAUD AZKA.

“Training yang penuh air mata, dan selalu begitu walaupun sudah ikut berkali-kali, sebagai bentuk penyesalan kita terhadap hal-hal buruk yang telah kita lakukan pada anak-anak kita” Lanjutnya.

Training yang dilaksanakan di Aula Disperindagkop Kabupaten Bulungan tanggal 27 Mei 2019 pukul 09.00 – 15.30 Wita, dengan menghadirkan Narasumber Bapak Adek Asrizal Kamil dan Said Maulana dari ESQ Leadership Jakarta.

“Target kita sebenarnya adalah agar semua orang tua bisa ikut, dimana jumlah murid kami keseluruhan KB dan TPA adalah 70 orang. Tapi yang hadir hanya sekitar 20 orang. Ini merupakan tantangan bagi kami selaku pengelola bagaimana supaya orang tua dapat berpartisipasi penuh dalam kegiatan parenting karena tidak ada sekolah khusus untuk menjadi orang tua, maka melalui kegiatan seperti ini yang kita harapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memperlakukan anak dengan baik dan benar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta untuk mendukung mereka menjadi orang yang sukses di masa yang akan datang. Karena banyak sekali hal-hal yang tidak kita ketahui yang kita anggap sepele dan wajar serta sering kita lakukan, ternyata dampaknya sangat luar biasa terhadap tingkat kecerdasan mereka, seperti membentak anak” Tutur Nuraini.

“Jujur ketika ikut training ini untuk pertama kali, semalaman saya tidak bisa tidur memikirkan dosa-dosa dan kesalahan yang telah saya perbuat untuk anak-anak saya. Dan rasa itu yang mendorong saya untuk selalu mengadakan training esq untuk orang tua murid Paud Azka secara gratis karena telah dianggarkan dalam Bosda, jangan sampai mereka membuat kesalahan seperti saya, dan kebanyakan dari mereka juga masih tergolong muda sehingga kesempatan untuk memiliki anak lagi sangat besar, jadi kami ingin mereka bisa menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan demi anak-anak kita agar mereka dapat menjadi generasi yang lebih baik yang akan membawa kejayaan bagi bangsa dan negara kita” Tutup Nuraini.

 

(Neni)